palestina

Qatar usir sejumlah anggota Hamas

Karena ada tekanan dari negara lain.

04 Juni 2017 10:05

Qatar mengusir sejumlah anggota senior Hamas dari negara mereka karena ada tekanan dari negara lain, seperti dilansir sebuah media berbahasa Ibrani dengan mengutip laporan stasiun televisi Al-Mayadin, berafiliasi dengan Hizbullah.

Negara Arab Teluk itu merupakan pendukung utama Hamas dan telah memberikan bantuan ratusan juta dolar Amerika Serikat. Qatar juga memberikan perlindungan bagi para tokoh senior Hamas, termasuk mantan Kepala Biro Politik Khalid Misyaal, setelah mereka diusir dari Suriah.

Seorang perwakilan dari Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad telah menemui pimpinan Hamas. Dia menyerahkan daftar orang-orang Hamas harus pergi dari negara itu.

Menurut Al-Mayadin, yang diusir dari Qatar adalah orang-orang mengatur perlawanan terhadap Israel di Tepi Barat. Nama-nama mereka muncul dari hasil pemeriksaan atas tahan Palestina di penjara Israel. 

Doha dikabarkan meminta maaf atas langkah ini. Mereka mengaku terpaksa melakukan itu karena ada tekanan dari luar.

Kabar pengusiran tokoh-tokoh Hamas dari Qatar itu muncul dua pekan setelah Presiden Amerika Serikat dalam pidatonya di Konferensi Islam Amerika - berlangsung dua pekan lalu di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi - menyebut Hamas bersama Al-Ikhwan al-Muslimun dan Hizbullah sebagai organisasi teroris. Syekh Tamim bin Hamad juga hadir dalam pertemuan ini.

Hasil pemungutan suara terhadap rancangan resolusi  mengecam Hamas di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York, Amerika Serikat, 6 Desember 2018. (Haaretz)

Amerika gagal loloskan resolusi kecam Hamas di PBB

Sebanyak 87 negara menyokong, 57 menolak, dan 33 lainnya abstain.

Dr Fadi Muhammad al-Batasy, anggota Hamas diduga dibunuh Mossad di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Screengrab)

Dua pembunuh anggota Hamas di Malaysia pakai paspor Serbia dan Montenegro

Polisi telah menemukan mobil dan senjata digunakan kedua pelaku.

Jenazah Dr Fadi Muhammad al-Batasy diterima Hamas dengan upacara kemiliteran di perbatasan Rafah, Jalur Gaza, 26 April 2018. Korban diyakini dibunuh oleh Mossad di Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Albalad.co/Istimewa)

Jenazah anggota Hamas dibunuh Mossad di Malaysia tiba di Gaza

Jenazah Fadi al-Batasy mungkin dimakamkan besok sehabis salat Jumat.

Kepolisian Malaysia pada 25 April 2018 merilis foto dua tersangka pembunuh anggota Hamas, Dr Fadi Muhammad al-Batasy. Dia ditembak mati di Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Malaysian police)

Polisi Malaysia rilis foto dua tersangka pembunuh anggota Hamas

Hamas dan keluarga korban menuding Mossad mendalangi pembunuhan Fadi al-Batasy.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

arafat dan syekh yasin

Arab Saudi bantu Israel bunuh Arafat

Sharon memutuskan untuk melenyapkan Arafat lantaran itu merupakan cara terbaik untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina.

11 Desember 2018

TERSOHOR