palestina

Hamas bantah Qatar usir sejumlah pejabat mereka

Kabar itu merupakan propaganda untuk menjelekkan Hamas.

04 Juni 2017 16:21

Hamas hari ini membantah kabar menyebutkan Qatar telah mengusir sejumlah tokoh senior Hamas dari negara Arab Teluk itu.

Mengutip stasiun televisi Al-Mayadin, sebuah media berbahasa Ibrani menyatakan seorang utusan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani telah menemui pimpinan Hamas di Ibu Kota Doha. Dia menyerahkan nama-nama pejabat Hamas harus segera meninggalkan Qatar.

Utusan itu meminta maaf atas kebijakan tersebut. Dia bilang pemerintah Qatar terpaksa melakukan itu karena ada tekanan dari negara lain. 

Juru bicara Hamas Hussam Badran membantah berita pengusiran itu. "Ini propaganda dari media untuk menjelekkan Hamas," katanya lewat keterangan tertulis diterima Albalad.co hari ini.

Badran meyakini negara-negara Arab dan Islam, terutama Qatar, akan selalu membantu perjuangan bangsa Palestina menghadapi penjajah Israel.

Dia menyebutkan Qatar selama ini sudah membantu mengurangi penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza, wilayah dikuasai Hamas, termasuk membantu pembangunan kembali Gaza hancur akibat perang.

Hasil pemungutan suara terhadap rancangan resolusi  mengecam Hamas di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York, Amerika Serikat, 6 Desember 2018. (Haaretz)

Amerika gagal loloskan resolusi kecam Hamas di PBB

Sebanyak 87 negara menyokong, 57 menolak, dan 33 lainnya abstain.

Dr Fadi Muhammad al-Batasy, anggota Hamas diduga dibunuh Mossad di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Screengrab)

Dua pembunuh anggota Hamas di Malaysia pakai paspor Serbia dan Montenegro

Polisi telah menemukan mobil dan senjata digunakan kedua pelaku.

Jenazah Dr Fadi Muhammad al-Batasy diterima Hamas dengan upacara kemiliteran di perbatasan Rafah, Jalur Gaza, 26 April 2018. Korban diyakini dibunuh oleh Mossad di Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Albalad.co/Istimewa)

Jenazah anggota Hamas dibunuh Mossad di Malaysia tiba di Gaza

Jenazah Fadi al-Batasy mungkin dimakamkan besok sehabis salat Jumat.

Kepolisian Malaysia pada 25 April 2018 merilis foto dua tersangka pembunuh anggota Hamas, Dr Fadi Muhammad al-Batasy. Dia ditembak mati di Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Malaysian police)

Polisi Malaysia rilis foto dua tersangka pembunuh anggota Hamas

Hamas dan keluarga korban menuding Mossad mendalangi pembunuhan Fadi al-Batasy.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

arafat dan syekh yasin

Arab Saudi bantu Israel bunuh Arafat

Sharon memutuskan untuk melenyapkan Arafat lantaran itu merupakan cara terbaik untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina.

11 Desember 2018

TERSOHOR