palestina

Imam Masjid Al-Aqsa luka dalam bentrokan dengan polisi Israel

Polisi Israel menggunakan peluru karet dan bom suara.

19 Juli 2017 06:17

Sebanyak 14 warga Palestina luka dalam bentrokan dengan polisi Israel sehabis salat Isya  di Bab al-Asbat, salah satu pintu masuk ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, Palestina.

Salah satu yang mengalami cedera serius adalah Imam Masjid Al-Aqsa sekaligus Ketua Dewan tertinggi Muslim Syekh Ikrima Sabri. Bentrokan semalam diwarnai tembakan peluru karet dan bom suara, seperti dilansir Al-Arabiya.

Serang pejabat rumah sakit membenarkan satu lelaki cedera parah akibat tembakan peluru karet dari jarak dekat.

Terkait bentrokan, Israel menetapkan keadaan siaga di sekeliling kompleks Al-Aqsa.

Ketegangan meningkat di Al-Aqsa dan Kota Tua, Yerusalem Timur, setelah Jumat pekan lalu tiga warga Palestina menembak mati dua polisi Israel berjaga di sekitar Al-Aqsa. Insiden ini juga melukai satu polisi Israel lainnya.

Negara Zionis itu kemudian menutup Al-Aqsa selama dua hari dan baru dibuka Ahad lalu. Namun Israel mendirikan pintu alat pendeteksi logam di pintu masuk utama Al-Aqsa.

Para ulama dan warga muslim Palestina memprotes pendirian pintu detektor tersebut. Mereka menolak masuk dan memilih salat di luar kompleks Al-Aqsa.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu sebut tidak akan pernah ada negara Palestina

Selama ini ada tiga isu sensitif terkait konflik Palestina Israel, yakni batas negara, pengungsi Palestina, dan Yerusalem.

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Tidak ada negara Palestina dalam proposal damai versi Trump

Mesir akan mendapat bantuan ekonomi sebesar US$ 65 miliar dan US$ 45 miliar buat Yordania kalau kedua negara itu menyetujui proposal damai bikinan Trump.





comments powered by Disqus