palestina

Imam Masjid Al-Aqsa luka dalam bentrokan dengan polisi Israel

Polisi Israel menggunakan peluru karet dan bom suara.

18 Juli 2017 23:17

Sebanyak 14 warga Palestina luka dalam bentrokan dengan polisi Israel sehabis salat Isya  di Bab al-Asbat, salah satu pintu masuk ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, Palestina.

Salah satu yang mengalami cedera serius adalah Imam Masjid Al-Aqsa sekaligus Ketua Dewan tertinggi Muslim Syekh Ikrima Sabri. Bentrokan semalam diwarnai tembakan peluru karet dan bom suara, seperti dilansir Al-Arabiya.

Serang pejabat rumah sakit membenarkan satu lelaki cedera parah akibat tembakan peluru karet dari jarak dekat.

Terkait bentrokan, Israel menetapkan keadaan siaga di sekeliling kompleks Al-Aqsa.

Ketegangan meningkat di Al-Aqsa dan Kota Tua, Yerusalem Timur, setelah Jumat pekan lalu tiga warga Palestina menembak mati dua polisi Israel berjaga di sekitar Al-Aqsa. Insiden ini juga melukai satu polisi Israel lainnya.

Negara Zionis itu kemudian menutup Al-Aqsa selama dua hari dan baru dibuka Ahad lalu. Namun Israel mendirikan pintu alat pendeteksi logam di pintu masuk utama Al-Aqsa.

Para ulama dan warga muslim Palestina memprotes pendirian pintu detektor tersebut. Mereka menolak masuk dan memilih salat di luar kompleks Al-Aqsa.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."

Abdullah Kamil, Gubernur Provinsi Salfit di Tepi Barat, Palestina. (Jerusalem Post)

Gubernur di Palestina perintahkan iklan komersial dan papan nama toko berbahasa Ibrani diganti bahasa Arab

Para pebisnis dan pemilik toko di Provinsi Salfit itu diberi waktu sepekan untuk melaksanakan instruksi ini.

Tulisan lan narhal (dalam bahasa Arab berarti kami tidak akan pergi) dipasang di sebuah papan penunjuk jalan di Al-Bustan, Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Quds News Network)

Hari ini batas waktu 119 rumah warga Palestina di Yerusalem harus dirobohkan sendiri oleh pemiliknya

Israel memberi dua pilihan kepada 135 keluarga Palestina itu: membongkar sendiri rumah mereka atau bisa dirobohkan aparat berwenang Israel kapan saja.

Bentrokan dengan warga Palestina terjadi ketika pasukan keamanan Israel menyerbu ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, Palestina, Mei 2021. (Telegram)

Indonesia: Kebrutalan Israel akan terus terjadi selama penjajahan terhadap Palestina tidak diakhiri

Indonesia meminta negara-negara belum mengakui negara Palestina segera memberi pengakuan.





comments powered by Disqus