palestina

Mufti Yerusalem serukan semua warga Palestina salat Jumat di Al-Aqsa

Imam Masjid Al-Aqsa luka parah akinbat bentrokan dengan polisi Israel Selasa malam lalu.

20 Juli 2017 23:25

Sehari setelah bentrokan di luar kompleks Masjid Al-Aqsa, Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain menyerukan kepada seluruh imam masjid di kota itu dan wilayah lainnya untuk tidak menggelar salat Jumat di tempat tinggal masing-masing.

Syekh Muhammad meminta semua imam masjid dan jamaahnya melakukan salat Jumat di Al-Aqsa. Seruan ini bisa menggaet puluhan ribu jamaah dan memicu kekhawatiran bakal terjadi bentrokan besar antara aparat keamanan Israel dengan warga Palestina di Yerusalem, Tepi Barat, dan Jalur Gaza.

Dalam bentrokan sehabis salat isya Selasa malam lalu di depan kompleks Al-Aqsa, 14 warga Palestina luka, termasuk imam Masjid Al-Aqsa Syekh Ikrima Sabri. Dia cedera parah di kepala setelah karena tembakan peluru karet dari jarak dekat.

Bentrokan ini berlangsung karena warga muslim Palestina memprotes pemasangan pintu detektor logam di gerbang utama kompleks Al-Aqsa. Aparat keamanan Israel memperketat pintu masuk Al-Aqsa setelah terjadi penembakan oleh tiga warga palestina terhadap tiga polisi Israel berjaga di sekitar Al-Aqsa. Insiden Jumat pekan lalu ini menewaskan dua polisi Israel dan ketiga pelaku.  

Hamas, Jihad Islam, dan PFLP (Barisan Rakyat untuk Pembebasan Palestina) juga menyerukan seluruh rakyat Palestina untuk pergi salat Jumat di Al-Aqsa pekan ini. Ribuan orang daei berbagai kota di Tepi Barat dan Yerusalem sudah mulai bergerak menuju Al-Aqsa. Mereka khawatir aparat keamanan Israel bakal memblokir jalan menuju Kota Tua, Yerusalem Timur, di mana Al-Aqsa berada.  

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu sebut tidak akan pernah ada negara Palestina

Selama ini ada tiga isu sensitif terkait konflik Palestina Israel, yakni batas negara, pengungsi Palestina, dan Yerusalem.

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Tidak ada negara Palestina dalam proposal damai versi Trump

Mesir akan mendapat bantuan ekonomi sebesar US$ 65 miliar dan US$ 45 miliar buat Yordania kalau kedua negara itu menyetujui proposal damai bikinan Trump.





comments powered by Disqus