palestina

Bioskop semalam di Kota Gaza

Al-Ikhwan al-Muslimun cabang Gaza menggelar rapat pembentukannya pada 1946 di Bioskop Samir.

31 Agustus 2017 05:59

Sekitar 300 orang Sabtu pekan lalu pergi ke bioskop di Kota Gaza untuk pertama kali daalam waktu lebih dari tiga dasawarsa. Tapi sayang, film diputar hanya satu dan bioskop cuma dibuka semalam saja.

Para penonton itu memadati Samir, bioskop tertua di Jalur Gaza namun sudah tutup berpuluh-puluh tahun. Malam itu, Samir memutar film soal kondisi tahanan Palestina dalam penjara-penjara Israel.

Penonton lelaki dan perempuan tersebut duduk berbaur dalam bioskop tidak dilengkapi mesin penyejuk udara. Malam itu udara terasa panas dan lembab.

Hamas sudah sepuluh tahun berkuasa di Gaza dan tidak ada satu pun bioskop beroperasi di wilayah dihuni sekitar dua juta warga Palestina itu. Selama itu pula, Gaza sudah diblokade oleh Israel.

Ghada Salmi, penyelenggara acara nonton bareng itu, bilang bioskp semalam merupakan simbol dari upaya untuk menghidupkan kembali idnustri film di Gaza.

Penonton bernama Jaudat Abu Ramadan pun berharap bisa menonton lagi di bioskop. "Kami perlu hidup seperti manusia, dilengkapi bioskop tempat-tempat dan taman umum," katanya.

Bioskop Samir dibangun pada 1944 tapi ditutup pada 1960-an.

Bioskop-bioskop lainnya di Gaza juga tidak beroperasi selama intifadah pertama pada 1980-an.

Pada 1987, kebakaran melahap satu bioskop di Gaza. "Bioskop-bioskop lain takut memutar film setelah kejadian tersebut," ujar Salmi.

Ironisnya, menurut sejarawan asal Prancis Jean-Pierre Filiu, Al-Ikhwan al-Muslimun cabang Gaza menggelar rapat pembentukannya pada 1946 di Bioskop Samir.

Sepuluh Tahun, film diputar Sabtu malam pekan lalu ini, dibuat di Gaza dengan aktor-aktor relawan dan bercerita soal nasib orang-orang Palestina dalam penjara israel. Salmi bilang film itu tidak berfokus pada konflik Palestina-Israel namun masalah kemanusiaan.

Pemutaran film Sabtu itu terlaksana karena diizinkan Hamas. "Saya kira Hamas tidak ada masalah kalau bioskop beroperasi lagi di Gaza karena ia adalah tempat seni," tutur penonton bernama Nermin Ziara.   

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar bantu Gaza Rp 15,4 triliun sejak 2012

Sekitar 44 persen dari Rp 15,4 triliun fulus Qatar dipakai buat membangun infrastruktur.

Trem di Yerusalem pada Mei 2014. (Claude Villetanause/Wikimedia)

Perusahaan Spanyol tolak bangun rel kereta di Yerusalem karena serobot tanah Palestina

Kereta itu akan melayani permukiman Yahudi ilegal di Yerusalem Timur.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co, November 2013. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas minta donasi dikirim lewat Bitcoin

Iran termasuk penyokong utama Hamas.

Kaum hawa di sebuah restoran di Gaza memesan air garam sebagai bentuk dukungan bagi tahanan Palestina sedang mogok makan di penjara Israel. (Twitter)

94 ribu keluarga miskin di Gaza dapat US$ 100 dari dana hibah Qatar

Qatar sudah menjanjikan hibah US$ 90 juta dalam enam bulan, dimulai sejak November tahun lalu.





comments powered by Disqus