palestina

Palestina minta pembebasan bea masuk produk ke Indonesia

Untuk tahap awal, saat ini sedang dikaji rencana pembebasan bea masuk atas produk kurma dan minyak zaitun asal Palestina.

16 Oktober 2017 06:20

Palestina sangat mengharapkan Indonesia dapat memberikan pembebasan bea masuk untuk produk Palestina ke Indonesia. Upaya ini dapat dilakukan melalui FTA (Free Trade Agreement) atau PTA (Preferential Tariff Arrangement). Demikian disampaikan Ziyad Anabtawi, Ketua Palestine Indonesia Business Council (PIBC) pada  pertemuan ketiga antara kedua dewan bisnis di sela pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) 11-15 Oktober 2017.

Mohammad Bawazeer, Wakil Ketua Komite Tetap Timur Tengah dan Organisasi Konperensi Islam Kadin Indonesia, menyampaikan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan sedang membahas permintaan Palestina dimaksud. Untuk tahap awal, saat ini sedang dikaji rencana pembebasan bea masuk atas produk kurma dan minyak zaitun asal Palestina.

Duta Besar Indonesia untuk Yordania merangkap Palestina Andy Rachmianto menjelaskan neraca perrdagangan antara kedua negara tahun lalu sebesar US$ 2,5 juta, meliputi ekspor Indonesia ke Palestina US$ 2,23 juta, sedangkan impor dari Palestina sebesar US$ 284 ribu.

Karena itu, Andy akan terus menggenjot ekspor Indonesia ke Palestina, meski tidak mudah untuk melakukan promosi secara langsung di Palestina. Namun promosi produk Indonesia juga dapat dilakukan di Yordania dengan mengundang pebisnis dari Palestina untuk datang ke Amman.

Terkait pembebasan bea masuk untuk produk Palestina, Otoritas Paletina diminta melengkapi persyaratan teknis diperlukan, antara lain dokumen-dokumen terkait certificate of origin, lembaga penerbit bill of leading, invoice, dan sertifikat karantina untuk produk pertanian. Persyaratan tersebut dibutuhkan mengingat Palestina tidak mempunyai pelabuhan laut sendiri dan harus melalui negara ketiga.

Pada pertemuan itu, kedua pihak memahami rencana pemberian fasilitas bebas bea masuk terhadap produk Palestina merupakan bagian tidak terpisahkan terhadap dukungan Indonesia kepada perjuangan Palestina memperoleh kemerdekaan. Indonesia diharapkan juga dapat memberikan fasilitas keringanan bea masuk untuk produk-produk potensial Palestina, seperti batu marbel untuk konstruksi, produk kulit, dan sepatu.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar bantu Gaza Rp 15,4 triliun sejak 2012

Sekitar 44 persen dari Rp 15,4 triliun fulus Qatar dipakai buat membangun infrastruktur.

Trem di Yerusalem pada Mei 2014. (Claude Villetanause/Wikimedia)

Perusahaan Spanyol tolak bangun rel kereta di Yerusalem karena serobot tanah Palestina

Kereta itu akan melayani permukiman Yahudi ilegal di Yerusalem Timur.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co, November 2013. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas minta donasi dikirim lewat Bitcoin

Iran termasuk penyokong utama Hamas.

Kaum hawa di sebuah restoran di Gaza memesan air garam sebagai bentuk dukungan bagi tahanan Palestina sedang mogok makan di penjara Israel. (Twitter)

94 ribu keluarga miskin di Gaza dapat US$ 100 dari dana hibah Qatar

Qatar sudah menjanjikan hibah US$ 90 juta dalam enam bulan, dimulai sejak November tahun lalu.





comments powered by Disqus