palestina

Trump akan akui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tapi tunda pemindahan kedutaan

Wali Kota Yerusalem Nir Barakat dan wakilnya, Meir Turgeman, mengungkapkan mereka telah menghubungi pihak Amerika buat mencari lokasi tepat untuk membangun Kedutaan Amerika di kota itu.

06 Desember 2017 13:13

Melalui keterangan tertulis, Gedung Putih membenarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini waktu setempat atau besok waktu Jakarta akan mengumumkan pengakuan negara adikuasa itu atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada .

Namun Trump akan menunda pemindahaan Kedutaan Besar Amerika dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem. Gedung Putih menyebutkan penundaan itu karena masalah logistik.

Tiga pejabat senior Amerika bilang keputusan Trump itu harus dilihat sebagai sebuah kenyataan yang ada sekaligus sejarah bangsa Yahudi di Yerusalem.

Wali Kota Yerusalem Nir Barakat dan wakilnya, Meir Turgeman, mengungkapkan mereka telah menghubungi pihak Amerika buat mencari lokasi tepat untuk membangun Kedutaan Amerika di kota itu.

Tapi sejumlah pejabat perencanaan kota Yerusalem bilang Amerika sebetulnya tidak perlu membangun gedung baru buat kedutaan karena sudah memiliki kantor konsulat di Yerusalem. Mereka bilang Amerika cukup mengganti nama saja dari konsulat menjadi kedutaan besar.

Trump kemarin telah menghubungi Presiden Palestina Mahmud Abbas, Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi, Raja Abdullah dari Yordania soal rencananya memindahkan Kedutaan Amerika ke Yerusalem.

Suasana salat Jumat di Yerusalem, 9 Desember 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Khotbah Jumat di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi tidak bahas Yerusalem

Kedutaan besar Arab Saudi dan Bahrain di Ibu Kota Amman, Yordania, memerintahkan warga mereka tinggal di negara Bani Hasyim itu untuk tidak ikut berdemonstrasi menentang keputusan Trump.

Presiden Palestina Mahmud Abbas bertemu Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, November 2017. (Wafa)

Dukung Israel, Arab Saudi tawarkan Abu Dis sebagai ibu kota Palestina

Proposal damai Saudi ini juga menghapus hak pengungsi Palestina untuk kembali.

Yerusalem dan sokongan palsu negara-negara muslim

Para pemimpin dari negara-negara berpenduduk mayoritas muslim mestinya malu terhadap Trump. Mereka seharusnya bertindak seperti Trump: mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina.

Kedutaan besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Google Maps)

Trump deklarasikan Yerusalem ibu kota Israel

Pengakuan Trump ini sejalan dengan kepentingan Israel menyatakan Yerusalem adalah ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Khotbah Jumat di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi tidak bahas Yerusalem

Kedutaan besar Arab Saudi dan Bahrain di Ibu Kota Amman, Yordania, memerintahkan warga mereka tinggal di negara Bani Hasyim itu untuk tidak ikut berdemonstrasi menentang keputusan Trump.

10 Desember 2017

TERSOHOR