palestina

Trump deklarasikan Yerusalem ibu kota Israel

Pengakuan Trump ini sejalan dengan kepentingan Israel menyatakan Yerusalem adalah ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina.

07 Desember 2017 06:15

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin waktu setempat atau hari ini waktu Jakarta mendeklarasikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Saya telah memutuskan sekaranglah saatnya untuk mengakui secara resmi Yerusalem  sebagai ibu kota Israel," kata Trump dalam pidatonya di Gedung Putih, Washington DC. "Pengakuan ini tidak lebih dan tidak kurang merupakan pengakuan atas realitas. "Ini juga hal benar untuk dilakukan.

Dia menekankan presiden-presiden Amerika sebelumnya selalu menjanjikan hal serupa saat berkampanye, namun tidak dipenuhi selama menjabat.

Menurut Trump, pengakuan Amerika ini merupakan sebuah langkah panjang menuju proses perdamaian di Timur Tengah. "Saya menilai tindakan ini adalah kepentingan terbaik bagi Amerika dan untuk upaya perdamaian antara Palestina dan Israel," ujarnya.

Israel menyatakan langkah Trump tersebut sebagai sesuatu yang bersejarah. 

Sedangkan Presiden Palestina Mahmud Abbas bilang pengakuan itu sesuatu menyedihkan. Dia menganggap Amerika tidak pantas lagi menjadi mediator perdamaian.

Pengakuan Trump ini sejalan dengan kepentingan Israel menyatakan Yerusalem adalah ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Brasil akan pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Amerika meresmikan kedutaan besarnya di Yerusalem pada 14 Mei lalu, bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya Israel. Dua hari kemudian, Guatemala menyusul.

Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain. (Channel 2)

Trump berencana hadiri peresmian Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem

Peresmian Kedutaan Amerika itu akan dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya negara Israel.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia tidak berdaya soal rencana Amerika membuka kedutaan di Yerusalem

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memilih bungkam dan pergi ketika ditanya apa yang akan dilakukan pemerintah Indonesia menghadapi rencana Amerika itu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

yair netanyahu

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

25 April 2019

TERSOHOR