palestina

Komandan tentara Israel curi tiga apel milik pedagang Palestina

Dia dicopot dari jabatannya.

11 Desember 2017 17:49

Seorang komandan pasukan Israel ketahuan mencuri tiga apel milik pedagang Palestina. Kejadiannya berlangsung pekan lalu di Kota Hebron, Tepi Barat.

Komandan unit dari Brigade Givati itu mengambil tiga apel dari gerobak pedagang Palestina, lari karena unjuk rasa menolak pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel berakhir ricuh.

Komandan tidak disebut identitasnya ini membagi rata ketiga apel itu bersama dua anak buahnya. Namun sang komandan tidak menyadari ada orang Palestina merekam pencurian tersebut.

Rekaman video kasus memalukan itu langsung tersiar luas di media sosial.

Militer Israel segera menyelidiki peristiwa tersebut. Juru bicara militer Israel membenarkan komandan itu telah mengambil tiga apel dari gerobak pedagang Palestina. Dia menyebut insiden itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dari seorang serdadu dan komandan Israel.

Pihak militer akhirnya mencopot dia dari jabatannya sebagai komandan. Dia akan menghadapi hukuman berikutnya.

Tawaran bagi Palestina untuk membeli tiga juta dosis vaksin Sinopharm. (Albalad.co/Supplied)

Palestina tolak tawaran vaksin Sinopharm seharga Rp 811 ribu per dosis

Palestina berencana membeli seratus ribu dosis vaksin Sputnik bulan depan.

Foto Marwan Barghuti. (Qassam Barghuti buat Albalad.co)

Legenda Palestina dalam penjara

Jika Abbas tidak mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden, 37 persen rakyat Palestina menganggap Barghuti cocok sebagai pengganti dan 23 persen memilih Haniyah.

The Shepherd Hotel di kawasan Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, Palestina. (Wikipedia)

Rumah milik mendiang mufti Palestina akan dijadikan sinagoge

Rumah seluas 500 meter persegi itu kini tegak sendirian di atas lahan seluas 5.200 meter persegi akan dijadikan kompleks permukiman Yahudi.

Muhammad Dahlan, mantan pejabat keamanan Palestina telah menetap di Uni Emirat Arab sejak 2011. (TRT)

Pesaing Abbas di Fatah tebar fulus jelang pemilihan umum

Muhammad Dahlan mengirim bantuan fulus Rp 4,3 miliar untuk Yerusalem Timur dan perlatan medis buat Gaza.





comments powered by Disqus