palestina

Saudi cuma kirim menteri dalam KTT luar biasa OKI soal Yerusalem

Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain juga mengirim menteri.

13 Desember 2017 17:45

Arab Saudi dan para sekutunya cuma mengirim menteri dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) luar biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI) digelar hari ini di Kota Istanbul, Turki. 

Padahal isu dibahas sangat penting dan sensitif, yakni soal deklarasi pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dilakukan Presiden Donald Trump pekan lalu. 

Sedangkan negara-negara anggota OKI lainnya, termasuk Indonesia, mengirim kepala negara dalam pertemuan darurat itu. 

Saudi mengirim menteri agama. Sedangkan Mesir mengutus menteri luar negeri, Bahrain mengirim menteri kehakiman, dan Uni Emirat Arab mengutus perwakilan dari Kementerian Luar Negeri.

Qatar, tengah bermusuhan dengan Saudi, mengirim emirnya. Begitu juga Kuwait.

Kepada Presiden Palestina Mahmud Abbas bulan lalu melawat ke Ibu Kota Riyadh, Putera Mahkota Arab Saudo Pangeran Muhammad bin Salman menyampaikan proposal damai soal negara Palestina dengan ibu kotanya Abu Dis, bukan Yerusalem Timur.

 

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Brasil akan pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Amerika meresmikan kedutaan besarnya di Yerusalem pada 14 Mei lalu, bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya Israel. Dua hari kemudian, Guatemala menyusul.

Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain. (Channel 2)

Trump berencana hadiri peresmian Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem

Peresmian Kedutaan Amerika itu akan dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya negara Israel.





comments powered by Disqus