palestina

Penonton sepak bola Aljazair gelar spanduk hina Raja Salman

Mereka menyamakan Raja Salman dengan Presiden Trump.

26 Desember 2017 06:34

Para penonton sepak bola di Kota Ain Malila, timur Aljazair, merasa kecewa dengan ketidakhadiran Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dalam konferensi tingkat tinggi luar biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI), digelar di Kota Istanbul, Turki, dua pekan lalu.

karena itu, mereka minggu lalu menggelar spanduk bergambar setengah wajah Raja Salman dan setengahnya lagi muka Presiden Amerika Serikat Donald Trump, seperti dilansir surat kabar Al-Quds al-Arabi. Spanduk ini bertulisan "Dua wajah satu koin".

Konferensi OKI tersebut menghasilkan komunike bersama, antara lain berisi 57 negara anggota OKI menyatakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. OKI juga menolak pengakuan sepihak Amerika atas Yerusalem menjadi ibu kota Israel.

Arab Saudi bareng Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir hanya mengirim level menteri dalam konferensi darurat OKI itu. Riyadh mengutus menteri agama.

Spanduk itu telah memicu ketegangan antara Aljazair dan Saudi. Presiden Abdul Aziz Butaflika Rabu pekan lalu menerima lawatan Ketua Majelis Syura Arab Saudi Abdullah bin Muhammad asy-Syekh untuk membahas persoalan tersebut.

Sejak deklarasi kontroversial Trump awal bulan ini, protes selalu berakhir dengan bentrokan di Palestina telah mengakibatkan 12 orang tewas, lebih dari tiga ribu luka, dan 300 lebih lainnya ditahan.

Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain. (Channel 2)

Trump berencana hadiri peresmian Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem

Peresmian Kedutaan Amerika itu akan dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya negara Israel.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia tidak berdaya soal rencana Amerika membuka kedutaan di Yerusalem

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memilih bungkam dan pergi ketika ditanya apa yang akan dilakukan pemerintah Indonesia menghadapi rencana Amerika itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah membahas rencana pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di gedung Putih pada Senin, 5 Maret 2018, waktu Washington DC. (Twitter/@netanyahu)

Trump berencana hadiri peresmian Kedutaan Amerika di Yerusalem

Netanyahu membandingkan deklarasi Trump di awal Desember tahun lalu ini seperti Deklarasi Balfour 1917 dan pengakuan Presiden Amerika Harry Truman atas negara Israel pada 1948.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Guatemala juga akan pindahkan kedutaan ke Yerusalem Mei tahun ini

Amerika akan memindahkan kedutaan ke Yerusalem pada 14 Mei dan Guatemala menyusul dua hari kemudian.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Tiru Dato Tahir, para taipan Indonesia diajak bantu pengungsi Palestina

Dato Tahir juga menjadi konglomerat Indonesia pertama membantu sekaligus mengunjungi kamp pengungsi Suriah, dilakoni sejak 2016.

17 Oktober 2018

TERSOHOR