palestina

Amerika tetapkan pemimpin Hamas Ismail Haniyah sebagai teroris

Tillerson menilai Haniyah dan dua orang lainnya mengancam stabiitas Timur Tengah, mengganggu proses perdamaian, dan menyerang sekutu-sekutu Amerika.

31 Januari 2018 23:49

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat hari ini menetapkan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah sebagai teroris global. Predikat itu dipakai terhadap para pemimpin organisasi teror internasional atau pelaku serangan teror berskala masif.

Haniyah terpilih menjadi kepala Biro Politik Hamas tahun lalu, menggantikan Khalid Misyaal.

Amerika sebelumnya sudah memasukkan Hamas dalam daftar organisasi teroris.

Melalui keterangan tertulis, Departemen Luar Negeri menjelaskan alasan menyatakan Haniyah sebagai teroris dunia. Mereka bilang mantan Perdana Menteri Palestina tersebut adalah pemimpin Hamas, sudah dinyatakan Amerika sebagai organisasi teroris sejak 1997.

Selain itu, Departemen Luar Negeri menyebutkan Haniyah terkait dengan Briagde Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) daan telah melancarkan perjuangan bersenjata, termasuk terhadap warga sipil.

"Dia terlibat dalam serangan-serangan teror atas warga negara Israel," kata Departemen Luar Negeri Amerika. "Hamas bertanggung jawab terhadap sekitar 17 warga Amerika terbunuh akibat serangan teroris."

Menteri Luar Negeri Amerika Rex Tillerson menilai Haniyah dan dua orang lainnya mengancam stabiitas Timur Tengah, mengganggu proses perdamaian, dan menyerang sekutu-sekutu Amerika.

 

Pasukan Israel menangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat, Syekh Hasan Yusuf, di rumahnya di Kota Ramallah pada 2 April 2019. (Screenshot)

Israel tangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat

Putranya, Musab, pernah membantu Shin Beth selama 1997-2007 untuk menggagalkan rencana Hamas menyerang warga Israel.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas tahan tujuh wartawan karena meliput demonstrasi di Gaza

Pasukan keamanan Hamas memukuli wartawan dan mengambil telepon seluler dan peralatan mereka.

Serbuan Israel ke Jalur Gaza pada 11 November 2018. (Channel 10)

Dua roket dari Gaza hantam Tel Aviv

Hamas dan Jihad Islam membantah sebagai pelakunya.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar bantu Gaza Rp 15,4 triliun sejak 2012

Sekitar 44 persen dari Rp 15,4 triliun fulus Qatar dipakai buat membangun infrastruktur.





comments powered by Disqus