palestina

Perdana menteri Palestina lolos dari usaha pembunuhan di Gaza

Kementerian Dalam Negeri Hamas telah menangkap sejumlah orang terkait ledakan itu dan masih memburu satu lainnya.

13 Maret 2018 16:51

Konvoi Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah hari ini dihantam sebuah ledakan bom saat berkunjung ke Jalur Gaza.

Rombongan Hamdallah hari ini tiba di Gaza melalui perlintasan Erez, memisahkan Gaza dengan Israel, sekitar pukul sepuluh pagi waktu setempat. Sekitar 200 meter setelah memasuki Gaza, sebuah ledakan terjadi.

Hamdallah dan kepala badan intelijen Palestina Majid Faraj selamat dan tidak mengalami cedera. Insiden itu melukai tujuh orang anggota rombongan Hamdallah.

Hamdallah melawat ke Gaza untuk meresmikan pabrik pengolahan air, pembangunannya didanai oleh pemerintah Palestina. Kunjungan ini sudah direncanakan sejak lima bulan lalu.

Selain itu, Hamdallah juga bertemu pimpinan Hamas, berkuasa di Gaza sejak pertengahan 2007, untuk membahas rekonsiliasi.

"Saya akan kembali ke Gaza meski apa yang terjadi hari ini dan saya menyerukan kepada Hamas untuk membiarkan pemerintah mengontrol gaza secara efektif," kata Hamdallah. "Kejadian hari ini tidak akan menghentikan kami untuk melanjutkan upaya-upaya rekonsiliasi."

Kementerian Dalam Negeri Hamas telah menangkap sejumlah orang terkait ledakan itu dan masih memburu satu lainnya.

Hamdallah, kelahiran Tulkarim, Tepi barat, ditunjuk sebagai perdana menteri Palestina pada 2013. Dia dipandang sebagai figur independen dan bukan dari Fatah.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Australia akui Yerusalem Barat ibu kota Israel

Namun Australia menunda pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Seorang perempuan melewati poster Syekh Ahmad Yasin (pendiri Hamas) dan Yasir Arafat (pendiri Fatah) di sebuah jalan di Kota Gaza. Kedua faksi ini masih berseteru. (www.haaretz.com)

Arab Saudi bantu Israel bunuh Arafat

Sharon memutuskan untuk melenyapkan Arafat lantaran itu merupakan cara terbaik untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Australia besok akui Yerusalem ibu kota Israel

Belum diketahui apakah pengakuan itu atas seluruh Yerusalem atau hanya Yerusalem Barat saja sebagai ibu kota Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

khalid misyaal 2

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

15 Desember 2018

TERSOHOR