palestina

Kutip fatwa ulama Saudi, Israel sebut demonstran Palestina mirip orang kafir

Syekh Saleh al-Fauzan telah berfatwa melarang demonstrasi dan protes dengan cara duduk.

01 April 2018 10:37

Israel mengutip fatwa seorang ulama Arab Saudi untuk mencegah ribuan rakyat Palestina berdemonstrasi menuntut tanah-tanah mereka dikembalikan.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee bilang ulama Arab Saudi Syekh Saleh al-Fauzan telah berfatwa melarang demonstrasi dan protes dengan cara duduk. "Tindakan ini tidak sesuai etika seorang muslim dan berunjuk rasa itu merupakan karakter orang kafir, bernuansa anarkis dan ricuh seta dilarang oleh ajaran Islam," katanya. 

Dia menambahkan Syekh Utsaimin juga mengatakan protes ricuh adalah tindakan iblis bisa memicu kekacauan. 

Protes berlangsung sejak Jumat lalu ini diikuti sekitar 30 ribu warga Palestina di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel. Demonstrasi rusuh itu mengakibat 17 orang Palestina tewas dan lebih dari 1.500 lainnya luka ditembaki pasukan Israel.

 

Kaum hawa di sebuah restoran di Gaza memesan air garam sebagai bentuk dukungan bagi tahanan Palestina sedang mogok makan di penjara Israel. (Twitter)

94 ribu keluarga miskin di Gaza dapat US$ 100 dari dana hibah Qatar

Qatar sudah menjanjikan hibah US$ 90 juta dalam enam bulan, dimulai sejak November tahun lalu.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

Kepala Kepolisian Provinsi Hebron Kolonel Ahmad Abu ar-Rub membantu memperbaiki mobil pasukan Israel mogok di Hebron, 11 November 2018. (Twitter)

Bantu perbaiki mobil pasukan Israel mogok, pejabat polisi Palestina dipecat

Abu Rub membantu lantaran mobil itu menghalangi perjalanan konvoi pejabat Palestina.

the United Herzlia Middle School di Cape Town, Afrika Selatan. (Google Map)

Bela Palestina, pelajar Yahudi berlutut saat lagu kebangsaan Israel dinyanyikan

Dua siswa itu mendapat sanksi mendidik dari sekolahnya.





comments powered by Disqus