palestina

Demonstran Palestina bakar foto putera mahkota Arab Saudi

Dalam wawancara dengan the Atlantic, Pangeran Muhammad bin Salman menyebut bangsa Yahudi juga berhak memiliki negara.

07 April 2018 05:49

Warga Palestina tengah berunjuk rasa di perbatasan Jalur Gaza dan Israel benar-benar marah dengan sikap Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Sebab, anak Raja Salman bin Abdul Aziz ini mengakui hak negara Israel untuk berdiri.

Karena itu, sebagian demonstran membakar beberapa foto Pangeran Muhammad bin Salman sebagai ungkapan kemarahan mereka.

Dalam wawancara dengan majalah the Atlantic dilansir pekan ini, calon penguasa negara Kabah itu bilang bangsa Yahudi juga berhak memiliki negara sendiri seperti bangsa lainnya di dunia, namun Pangeran Muhammad bin Salman tidak menyebut di mana bangsa Yahudi berhak mendirikan negara. "Saya percaya rakyat Palestina dan Israel berhak mempunyai tanah air sendiri."

Pernyataan ini menghebohkan. Sehari kemudian, Raja Salman menegaskan komitmen Arab Saudi untuk terus membantu perjuangan rakyat Palestina. Pernyataan Raja Salman ini buat menutup polemik akibat ucapan putranya itu.   

Sejak 1948, negara Israel - kebanyakan dihuni warga Yahudi asal Eropa (yahudi Ashkenazi) - mendirikan negara di wilayah Palestina. Inilah memicu Perang Arab Israel pada 1948, 1967, dan 1973.

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

Duta Besar Amerika buat Israel David Friedman, utusan khusus Amerika bagi Timur Tengah Jason Greenblatt ikut merobohkan tembok saat peresmian terorongan menuju kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, 30 Juni 2019. (Facebook/Screen capture)

Israel resmikan terowongan menuju Al-Aqsa

Terowongan itu dibangun selama delapan tahun di bawah rumah-rumah warga Palestina.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Shimon Peres menandatangani formulir pengajuan untuk menjadi warga negara Palestina pada 1937. (PIC)

Shimon Peres pernah ajukan permohonan jadi warga negara Palestina

Tanda tangan Peres terlihat jelas di formulir permohonan untuk menjadi warga Palestina, termasuk pernyataan isinya: "Saya bersumpah akan setia kepada pemerintah Palestina."





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

09 Juli 2019

TERSOHOR