palestina

Guatemala telah pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Amerika akan meresmikan kedutaan besarnya di Yerusalem pada 14 Mei.

02 Mei 2018 08:27

Guatemala Senin lau telah memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem. Namun peresmian kedutaan besar ini baru akan dilakukan pada 16 Mei mendatang atau dua hari setelah Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya ke kta suci tiga agama itu.

Presiden Guatemala Jimmy Morales dijadwalkan menghadiri peresmian Kedutaan Besar Guatemala di Yerusalem itu.

Amerika berencana memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei, bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya Israel. Langkah ini menyusul pengakuan secara terbuka disampaikan Presiden Amerika Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel awal Desember tahun lalu.

Kedutaan Besar Guatemala itu berlokasi di the Malkha technology Park, Yerusalem. Akun Twitter Kementerian Luar Negeri Israel melansir foto bendera Guatemala tengah berkibar di halaman kedutaan di Yerusalem.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu senang dengan langkah telah diambil pemerintah Guatemala. "Saya gembira melihat bendera Guatemala berkibar di Yerusalem menjelang peresmian kedutaannya bulan ini," katanya. "Teman-temanku tersayang, selamat datang kembali ke ibu kota abadi kami."

Presiden Jimmy Morales mengumumkan rencana pemindahaan Kedutaan besar Guatemala dari Tel Aviv ke Yerusalem saat berpidato dalam pertemuan AIPAC (Komite Urusan Publik Amerika-Israel) bulan lalu di Ibu Kota Washington DC, Amerika. "Saya yakin akan ada banyak negara segera mengikuti kebijakan ini," ujarnya.

Guatemala bersama Amerika Serikat, Israel, Honduras, Kepulauan marshall, Mikronesia, Nauru, Palau, dan Togo memveto rancangan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak mengakui Yerusalem ibu kota Israel, disahkan dalam sidang Majelis Umum PBB Desember tahun lalu.   

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

CEO AIPAC Howard Kohr berpidato di Konferensi Kebijakan AIPAC, berlangsung di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, 24 Maret 2019. (Times of Israel)

Honduras segera buka misi diplomatik di Yerusalem

Dalam jangka panjang, menurut Hernandez, Honduras akan memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Rumania akan pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Sejauh ini baru dua negara memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, yakni Amerika pada 14 Mei tahun lalu, disusul Guatemala dua hari kemudian.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Australia akui Yerusalem Barat ibu kota Israel

Namun Australia menunda pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

yair netanyahu

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

25 April 2019

TERSOHOR