palestina

Tiga negara pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Paraguay berencana memindahkan kedutaan besarnya akhir bulan ini.

08 Mei 2018 10:12

Paraguay menjadi negara ketiga bulan ini memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

"Presiden Paraguay Horacio Cartes berencana mengunjungi Israel paling lambat akhir bulan ini untuk meresmikan kedutaanya di Yerusalem," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon kemarin melalui keterangan tertulis. 

Seorang juru bicara pemerintah Paraguay bilang Cartes akan melawat ke negara Zionis itu untuk membuka kedutaan di Yerusalem pada 21 atau 22 Mei. 

Bulan lalu Cartes mengumumkan rencananya memindahkan Kedutaan Paraguay dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem, sebelum pemerintahannya berakhir pada 15 Agustus. 

Langkah Paraguay ini mengikuti jejak Amerika Serikat dan Guatemala. 

Amerika akan meresmikan kedutaannya di Yerusalem pada 14 Mei, bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya Israel. 

Guatemala, telah memindahkan kedutaannya ke Yerusalem Senin pekan lalu, bakal meresmikan kedutaannya dua hari setelah Amerika. Presiden Guatemala Jimmy Morales dijadwalkan menghadiri acara itu.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Senyum Ivanka air mata Gaza

Secara keseluruhan, sejak protes berlangsung delapan pekan lalu, sudah 109 orang terbunuh dan sembilan ribu lainnya cedera.

Laila al-Ghandur, bayi delapan bulan meninggal akibat tembakan gas air mata tentara Israel dalam demonstrasi di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Twitter)

Bayi delapan bulan di Gaza meninggal kena tembakan gas air mata Israel

Total korban tewas akibat protes kemarin adalah 60 orang.

Infografis soal demonstrasi di perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Kementerian Kesehatan Palestina)

58 warga Gaza tewas dalam protes menolak pembukaan Kedutaan Amerika di Yerusalem

Secara keseluruhan sejak demonstrasi digelar delapan pekan lalu, total korban tewas sedikitnya 104 orang dan hampir sembilan ribu lainnya cedera.

Demonstrasi menolak peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem berlangsung di perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Abdillah Onim buat Albalad.co)

Kedutaan Amerika diresmikan, Trump ciptakan sejarah di Yerusalem

"Sebagai negara berdaulat, Israel berhak untuk menentukan lokasi ibu kotanya," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

09 Juli 2019

TERSOHOR