palestina

Trump batal hadiri peresmian Kedutaan Amerika di Yerusalem

Delegasi Amerika bakal dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri John Sullivan.

08 Mei 2018 10:46

Gedung Putih kemarin mengungkapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan menghadiri peresmian Kedutaan Amerika di Yerusalem pada 14 Mei. 

Delegasi Amerika bakal dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri John Sullivan. Juga termasuk dalam rombongan adalah Menteri Keuangan Steven Mnuchin, Jared Kushner (penasihat Trump), dan Jason Greenblatt, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah. 

Dalam jumpa pers bareng Kanselir Jerman Angela Merkel di Gedung Putih akhir bulan lalu, Trump bilang mungkin bakal menghadiri pembukaan Kedutaan Amerika di Yerusalem.

Trump mengumumkan pengakuan Amerika terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan pemindahan kedutaan dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem pada awal Desember tahun lalu.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Senyum Ivanka air mata Gaza

Secara keseluruhan, sejak protes berlangsung delapan pekan lalu, sudah 109 orang terbunuh dan sembilan ribu lainnya cedera.

Laila al-Ghandur, bayi delapan bulan meninggal akibat tembakan gas air mata tentara Israel dalam demonstrasi di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Twitter)

Bayi delapan bulan di Gaza meninggal kena tembakan gas air mata Israel

Total korban tewas akibat protes kemarin adalah 60 orang.

Infografis soal demonstrasi di perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Kementerian Kesehatan Palestina)

58 warga Gaza tewas dalam protes menolak pembukaan Kedutaan Amerika di Yerusalem

Secara keseluruhan sejak demonstrasi digelar delapan pekan lalu, total korban tewas sedikitnya 104 orang dan hampir sembilan ribu lainnya cedera.

Demonstrasi menolak peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem berlangsung di perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Abdillah Onim buat Albalad.co)

Kedutaan Amerika diresmikan, Trump ciptakan sejarah di Yerusalem

"Sebagai negara berdaulat, Israel berhak untuk menentukan lokasi ibu kotanya," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

09 Juli 2019

TERSOHOR