palestina

Protes peresmian Kedutaan Amerika di Yerusalem, 37 warga Gaza tewas ditembak tentara Israel

Amerika Serikat pada pukul empat sore wwaktu setempat akan membuka kedutaannya di Yerusalem.

14 Mei 2018 20:05

Sekitar 35 ribu warga Jalur Gaza berdemonstrasi di sepanjang perbatasan dengan Israel untuk memprotes pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat hari ini di Yerusalem. Mereka berupaya menerobos pagar pembatas.

Hingga kabar ini dilansir, sudah 37 orang tewas ditembak mati oleh penembak jitu Israel dan hampir 1.700 orang luka.

Protes kali ini sekaligus memperingati Nakbah (dalam bahasa Arab berarti petaka), yakni pengusiran sekitar 700 ribu warga Palestina dari kampung halaman mereka saat Israel mendirikan negara pada 14 Mei 1948.

Amerika Serikat pada pukul empat sore waktu setempat akan membuka kedutaannya di Yerusalem. Presiden Amerika Donald Trump telah mengumumkan pengakuan negaranya terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel sekaligus memindahkan kedutaan dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem pada awal Desember tahun lalu.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Senyum Ivanka air mata Gaza

Secara keseluruhan, sejak protes berlangsung delapan pekan lalu, sudah 109 orang terbunuh dan sembilan ribu lainnya cedera.

Laila al-Ghandur, bayi delapan bulan meninggal akibat tembakan gas air mata tentara Israel dalam demonstrasi di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Twitter)

Bayi delapan bulan di Gaza meninggal kena tembakan gas air mata Israel

Total korban tewas akibat protes kemarin adalah 60 orang.

Infografis soal demonstrasi di perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Kementerian Kesehatan Palestina)

58 warga Gaza tewas dalam protes menolak pembukaan Kedutaan Amerika di Yerusalem

Secara keseluruhan sejak demonstrasi digelar delapan pekan lalu, total korban tewas sedikitnya 104 orang dan hampir sembilan ribu lainnya cedera.

Demonstrasi menolak peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem berlangsung di perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Abdillah Onim buat Albalad.co)

Kedutaan Amerika diresmikan, Trump ciptakan sejarah di Yerusalem

"Sebagai negara berdaulat, Israel berhak untuk menentukan lokasi ibu kotanya," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

UEA beli tanah dan properti dekat Al-Aqsa untuk dijual lagi ke warga Israel

Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman menekankan Palestina bukan lagi agenda utama Arab Saudi, tapi isu Iran menjadi prioritas buat mereka.

24 Mei 2018

TERSOHOR