palestina

58 warga Gaza tewas dalam protes menolak pembukaan Kedutaan Amerika di Yerusalem

Secara keseluruhan sejak demonstrasi digelar delapan pekan lalu, total korban tewas sedikitnya 104 orang dan hampir sembilan ribu lainnya cedera.

15 Mei 2018 05:46

Pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem kemarin diwarnai demonstrasi di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel, Tepi Barat, dan Yerusalem.  

Sekitar 45 ribu warga Gaza melakoni demonstrasi penuh murka untuk memperingati Nakbah (berarti petaka dalam bahasa Arab), yakni pengusiran sekitar 700 ribu rakyat Palestina dari kampung halaman mereka saat negara Israel dideklarasikan.

Hingga kabar ini dilansir, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, unjuk rasa besar-besaran di perbatasan Gaza-Israel telah menewaskan 58 warga Gaza dan melukai lebih dari 2.400 orang lainnya.

Secara keseluruhan sejak demonstrasi digelar delapan pekan lalu, total korban tewas sedikitnya 104 orang dan hampir sembilan ribu lainnya cedera.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Senyum Ivanka air mata Gaza

Secara keseluruhan, sejak protes berlangsung delapan pekan lalu, sudah 109 orang terbunuh dan sembilan ribu lainnya cedera.

Laila al-Ghandur, bayi delapan bulan meninggal akibat tembakan gas air mata tentara Israel dalam demonstrasi di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Twitter)

Bayi delapan bulan di Gaza meninggal kena tembakan gas air mata Israel

Total korban tewas akibat protes kemarin adalah 60 orang.

Demonstrasi menolak peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem berlangsung di perbatasan Jalur Gaza-Israel pada 14 Mei 2018. (Abdillah Onim buat Albalad.co)

Kedutaan Amerika diresmikan, Trump ciptakan sejarah di Yerusalem

"Sebagai negara berdaulat, Israel berhak untuk menentukan lokasi ibu kotanya," kata Trump.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Butuh 13 presiden bagi Amerika buat akui Yerusalem ibu kota Israel

Walau bertolak belakang dengan pendapat Menteri Luar Negeri Amerika George Marshall, Presiden Harry Truman tetap memberi pengakuan atas Israel sebelas menit setelah dideklarasikan oleh David Ben Gurion





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

UEA beli tanah dan properti dekat Al-Aqsa untuk dijual lagi ke warga Israel

Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman menekankan Palestina bukan lagi agenda utama Arab Saudi, tapi isu Iran menjadi prioritas buat mereka.

24 Mei 2018

TERSOHOR