palestina

Guatemala resmikan kedutaan besarnya di Yerusalem

Paraguay menyusul pekan depan.

16 Mei 2018 16:47

Guatemala mengikuti jejak Amerika Serikat dengan meresmikan kedutaan besarnya di Yerusalem. Pembukaan Kedutaan Guatemala ini berlangsung dua hari setelah Amerika memindahkan kedutaannya dari Ibu Kota Tel Aviv ke kota suci bagi tiga agama itu.

Guatemala sebenarnya sudah memindahkan kedutaannya ke Yerusalem Senin pekan lalu, namun baru hari ini resmni dibuka. Lokasinya di kawasan Malha Technological Park.

Presiden Guatemala Jimmy Morales dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunting pita berwarna putih biru dalam peresmian itu. "Ini adalah permulaan dari sesuatu luar biasa atau saya akan bilang mengulangi awal luar biasa soal hubungan Guatemala dan Israel," kata Netanyahu.

Guatemala memindahkan kedutaannya dari Yerusalem ke Tel Aviv pada 1980, setelah israel menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota abadi mereka melalui Hukum Dasar Yerusalem disahkan oleh Knesset (parlemen Israel). Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengesahkan resolusi meminta semua negara anggotanya untuk menutup kantor perwakilan mereka di Yerusalem.

Dalam pidatonya, Morales menyebut hubungan kedua negara sangat bagus. "Guatemala dan Israel bersatu selamanya," ujarnya.

Duta Besar Guatemala untuk Israel Sara Solís Castañeda bilang hari ini merupakan hari sangat bersejarah bagi kedua negara. "Israel sangat istimewa bagi seluruh rakyat Guatemala," tuturnya.

Paraguay bakal menjadi negara ketiga membuka kedutaannya di Yerusalem. Presiden Horacio Cartes dijadwalkan hadir dalam peresmian Kedutaan Paraguay, juga berlokasi di Malha Technological Park.

Pemuda Palestina di Tepi Barat memanjat tembok pemisah untuk menuju Yerusalem. (Middle East Monitor)

Pemuda Palestina panjat tembok pemisah demi salat Jumat di Al-Aqsa

Israel sudah membangun tembok pemisah di Tepi Barat sejak 2002.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Warga Palestina di Yerusalem berbuka puasa di Al-Aqsa dengan makanan donasi dari Indonesia

Situasi ini berbeda ketika warga Palestina di Yerusalem menolak makanan berbuka puasa sumbangan dari Uni Emirat Arab.

Suasana berbuka puasa di Yerusalem, Palestina, 23 Mei 2018. (Albalad.co)

UEA beli tanah dan properti dekat Al-Aqsa untuk dijual lagi ke warga Israel

Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman menekankan Palestina bukan lagi agenda utama Arab Saudi, tapi isu Iran menjadi prioritas buat mereka.

Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain. (Channel 2)

Trump usulkan ibu kota Palestina di Abu Dis

Gagasan Abu Dis sebagai ibu kota Palestina diajukan lantaran Trump telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.





comments powered by Disqus