palestina

Warga Palestina di Yerusalem tolak makanan berbuka puasa dari UEA

Menurut radio berbahasa Ibrani di Israel, UEA telah menormalisasi hubungan dengan negara Bintang Daud itu.

20 Mei 2018 10:31

Rupanya sebagian rakyat Palestina, terutama di Yerusalem, sangat membenci Uni Emirat Arab (UEA). Mereka menganggap negara Arab Teluk itu bersahabat dengan Israel.

Karena itulah warga Palestina di Yerusalem menolak menerima makanan berbuka donasi dari pemerintah UEA. Penolakan itu disebarluaskan melalui kampanye di Twitter dengan tanda pagar #kami tidak lapar.

Mereka berpendapat UEA mulai bermesraan dengan negara Zionis itu. Bukti mutakhir adalah UEA mengirim tim balap sepedanya untuk ikut lomba Giro d'Italia dengan rute melalui Yerusalem.

Komite Olimpiade Palestina menyebut partisipasi UEA itu merupakan pengkhianatan terhadap bangsa Palestina.

Menurut radio berbahasa Ibrani di Israel, UEA telah menormalisasi hubungan dengan negara Bintang Daud itu. Menteri Komunikasi Israel Ayub Kara mengaku sudah menerima undangan resmi untuk mengunjungi UEA. Dia berharapkan para pejabat UEA juga segera melawat ke negaranya.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

CEO AIPAC Howard Kohr berpidato di Konferensi Kebijakan AIPAC, berlangsung di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, 24 Maret 2019. (Times of Israel)

Honduras segera buka misi diplomatik di Yerusalem

Dalam jangka panjang, menurut Hernandez, Honduras akan memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Rumania akan pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Sejauh ini baru dua negara memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, yakni Amerika pada 14 Mei tahun lalu, disusul Guatemala dua hari kemudian.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

09 Juli 2019

TERSOHOR