palestina

Hamas: Lawatan penasihat Jokowi ke Israel hina bangsa Palestina

Hamas menilai lawatan mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid itu merupakan dukungan besar dan pengakuan terhadap Israel.

12 Juni 2018 09:21

Hamas mencela lawatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf ke Israel.

Dalam siaran pers Hamas diterima Albalad.co semalam, kelompok pejuang Palestina itu menyebut kunjungan Yahya sebagai penghinaan berat terhadap bangsa Palestina. 

"Kami mengecam tindakan memalukan itu," kata Hamas melalui keterangan tertulis. " Kunjungan Yahya ke Israel bukan hanya menghina bangsa Palestina dan pengorbanan mereka, tapi juga menista rakyat Indonesia serta sejarah panjang mereka dalam menyokong Palestina."

Hamas menilai lawatan mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid itu merupakan dukungan besar dan pengakuan terhadap negara Zionis itu. Selain itu, kehadiran Yahya dianggap sebagai pembenaran bagi Israel untuk terus membunuhi dan menyiksa rakyat Palestina. 

Yahya diundang menghadiri konferensi tahunan pro-Israel, Forum Global AJC (Komite Yahudi Amerika) digelar di Yerusalem selama 10-13 Juni 2018. 

Dalam pidato pembukaannya Ahad lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji kehadiran Yahya. Dia bahkan menekankan kedatangan salah satu penasihat Presiden Joko Widodo ini adalah hal terpenting pada Forum Global AJC tahun ini.

Di hari pertama pertemuan itu, Yahya sama sekali tidak menyinggung isu Palestina saat menjadi narasumber tunggal dalam dialig dengan Rabbi David Rosen, Direktur Hubungan Antar Agama AJC.

Yahya besok dijadwalkan menjadi pembicara dalam dua sesi.  

 

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Indonesia in need of technology from Israel

"All countries in the world need Israel with different technologies, like in agriculture, cyber security, etc," said Ayub Kara.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari, 81 tahun, ditahan di Arab Saudi sejak April 2019. (Screengrab)

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menerima Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf di kantornya di Yerusalem, 14 Juni 2018. (Twitter)

Netanyahu bertemu penasihat Jokowi

Kami berharap bisa makin akrab dengan Indonesia," kata Netanyahu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

11 September 2019

TERSOHOR