palestina

Ribuan kaleng daging dilarang masuk Gaza karena tidak dapat sertifikat halal dari Israel

Syakir menjelaskan saban hari harus membayar US$ 600 untuk biaya penyimpanan di pelabuhan.

20 Juli 2018 14:08

Israel melarang ribuan kaleng daging impor dari Brasil masuk ke Jalur Gaza lantaran tidak dilengkapi sertifikat halal (kosher dalam bahasa Ibrani) keluaran Lembaga Kerabbian.

Daging impor ini merupakan pesanan perusahaan dari Gaza sudah bertahun-tahun mendatangkan daging dari luar negeri melalui pelabuhan di Kota Ashdod, selatan Israel dan perlintasan Karem Shalom.

Pemilik perusahaan, Muhammad Syakir, bilang daging impor pesanannya sudah tertahan di pelabuhan Ashdod selama tiga bulan. Dia menambahkan ribuan kaleng berisi daging impor itu bisa busuk karena memiliki masa kadaluwarsa. "Tiap hari ditunda membikin kami makin rugi," katanya kepada Haaretz.  

Dia menjelaskan saban hari harus membayar US$ 600 untuk biaya penyimpanan di pelabuhan. Hingga kini, dia sudah merogoh kocek seratus ribu shekel (US$ 27.457). "Padahal daging impor itu halal menurut syariat Islam," ujarnya.

Para pejabat bea cukai Israel membenarkan pihaknya tidak bisa mengeluarkan ribuan kaleng daging impor itu karena tidak ada sertifikat kosher.

Mahmud Abu Asbah, lelaki Palestina tewas di selatan Israel akibat tembakan roket dari Jalur Gaza pada 12 November 2018. (Twitter)

Tembakan roket dari Gaza ke Israel tewaskan lelaki Palestina

Saling serang berlanjut setelah perwira militer Israel, Letnan Kolonel M, Ahad lalu tewas di Gaza.

Serbuan Israel ke Jalur Gaza pada 11 November 2018. (Channel 10)

Seorang perwira militer Israel tewas saat serbu Gaza

Perwira terbunuh adalah Letnan Kolonel M.

Salah satu bagian dari Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza rusak akibat efek ledakan peluru kendali Israel menghantam basis Hamas pada 26 Oktober 2018. Target serangan berada dekat Rumah Sakit Indonesia.
 (Twitter)

Rumah Sakit Indonesia di Gaza rusak akibat efek ledakan peluru kendali Israel

Lusinan jet tempur negara Zionis itu semalam membombardir 80 sasaran di Jalur Gaza, termasuk dua pabrik senjata kepunyaan Hamas.

Putra dari Jamal, nelayan di Kota Gaza, ini tengah menikmati sarapan berupa roti isi ikan sardencis kecil dan terasa pahit di sebuah pantai di Kota Gaza, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar buka lowongan bagi guru dari Gaza

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani merupakan pemimpin negara Arab dan muslim pertama mengunjungi Gaza tengah diblokade pada Oktober 2012.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

arafat dan syekh yasin

Arab Saudi bantu Israel bunuh Arafat

Sharon memutuskan untuk melenyapkan Arafat lantaran itu merupakan cara terbaik untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina.

11 Desember 2018

TERSOHOR