palestina

Qatar buka lowongan bagi guru dari Gaza

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani merupakan pemimpin negara Arab dan muslim pertama mengunjungi Gaza tengah diblokade pada Oktober 2012.

24 Juli 2018 06:25

Pemerintah Qatar membuka lowongan bagi guru dari Jalur Gaza, Palestina, untuk bekerja di negara Arab Teluk itu.

Melalui keterangan tertulis, Ketua Komite Qatar untuk Pembangunan Kembali Gaza Muhammad al-Amadi mengumumkan kesempatan itu Ahad lalu. Dia bilang pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Qatar.

"Lowongan pekerjaan ini bagian dari upaya Qatar membantu rakyat Palestina di semua tingkatan lantaran meningkatnya jumlah pengangguran," kata Amadi.

Dia meminta guru-guru Gaza tertarik untuk segera mengajukan lamaran lewat situs resmi Kementerian Pendidikan Qatar.

Qatar termasuk negara getol membantu rakyat Palestina tinggal di Gaza, wilayah telah diblokade Israel sejak 2007. Negara Arab supertajir ini sudah menggelontorkan jutaan dolar untuk pembangunan permukiman, rumah sakit, dan infrastruktur lainnya di Gaza.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani merupakan pemimpin negara Arab dan muslim pertama mengunjungi Gaza tengah diblokade pada Oktober 2012.

Kaum hawa di sebuah restoran di Gaza memesan air garam sebagai bentuk dukungan bagi tahanan Palestina sedang mogok makan di penjara Israel. (Twitter)

94 ribu keluarga miskin di Gaza dapat US$ 100 dari dana hibah Qatar

Qatar sudah menjanjikan hibah US$ 90 juta dalam enam bulan, dimulai sejak November tahun lalu.

Mahmud Abu Asbah, lelaki Palestina tewas di selatan Israel akibat tembakan roket dari Jalur Gaza pada 12 November 2018. (Twitter)

Tembakan roket dari Gaza ke Israel tewaskan lelaki Palestina

Saling serang berlanjut setelah perwira militer Israel, Letnan Kolonel M, Ahad lalu tewas di Gaza.

Serbuan Israel ke Jalur Gaza pada 11 November 2018. (Channel 10)

Seorang perwira militer Israel tewas saat serbu Gaza

Perwira terbunuh adalah Letnan Kolonel M.

Salah satu bagian dari Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza rusak akibat efek ledakan peluru kendali Israel menghantam basis Hamas pada 26 Oktober 2018. Target serangan berada dekat Rumah Sakit Indonesia.
 (Twitter)

Rumah Sakit Indonesia di Gaza rusak akibat efek ledakan peluru kendali Israel

Lusinan jet tempur negara Zionis itu semalam membombardir 80 sasaran di Jalur Gaza, termasuk dua pabrik senjata kepunyaan Hamas.





comments powered by Disqus