palestina

Penampar tentara Israel bebas dari penjara

Ahad at-Tamimi bersumpah akan melanjutkan perlawanan sampai penjajahan Israel berakhir.

29 Juli 2018 21:48

Ahad at-Tamimi, remaja perempuan Palestina tersohor lantaran menampar wajah seorang tentara Israel hari ini dibebaskan dari penjara.

Dia bersumpah akan terus berjuang menghadapi penjajahan Israel. "Dari rumah syuhada ini, saya katakan perlawanan akan terus berlanjut sampai penjajahan berakhir," kata gadis 17 tahun itu di rumah mendiang sepupunya Muhammad.

Kasus Ahad menjadi berita utama di seluruh dunia setelah dia ditangkap karena menampar muka seorang serdadu Israel, lantaran menolak keluar dari rumahnya di Nabi Saleh, sebuah desa di Tepi Barat.

Beberapa jam sebelum sejumlah prajurit Israel tiba di rumah Ahad pada 15 Desember 2017, keluarganya dibeeritahu pasukan Israel telah menembak kepala Muhammad, sepupu Ahad berumur 15 tahun.   

Kesal mendengar kabar buruk itu, keluarga Ahad menuntut tentara Israel itu pergi dari rumah mereka. Karena menolak, Ahad menampar salah satunya. Ibunya Ahad merekam secara langsung peristiwa itu lewat Facebook. Israel menjadikan rekaman ini sebagai bukti.

Pengadilan Israel memvonis Ahad dengan hukuman delapan bulan penjara.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman: Isu Palestina bukan prioritas utama bagi Arab Saudi

"Ada yang lebih mendesak dan sangat penting untuk ditangani, seperti isu Iran."

Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain. (Channel 2)

Trump berencana hadiri peresmian Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem

Peresmian Kedutaan Amerika itu akan dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya negara Israel.

Korban dalam protes anti-Israel di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel sejak 30 Maret 2018. (UNOCHA)

40 orang tewas dalam protes anti-Israel di Gaza

Termasuk dua pewarta foto, Yasir Murtaja dan Ahmad Abu Husain, meninggal kemarin.

Demonstran Palestina di Jalur Gaza membakar foto Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Twitter)

Demonstran Palestina bakar foto putera mahkota Arab Saudi

Dalam wawancara dengan the Atlantic, Pangeran Muhammad bin Salman menyebut bangsa Yahudi juga berhak memiliki negara.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

anak gaza 3

Qatar buka lowongan bagi guru dari Gaza

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani merupakan pemimpin negara Arab dan muslim pertama mengunjungi Gaza tengah diblokade pada Oktober 2012.

24 Juli 2018

TERSOHOR