palestina

Amerika tutup kantor PLO di Washington

Penutupan kantor PLO ini terjadi sehari setelah peringatan 25 tahun penandatanganan surat pengakuan antara PLO dan Israel.

10 September 2018 23:22

Pemerintah Amerika Serikat hari ini mengumumkan penutupan kantor perwakilan PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) di Ibu Kota Washington DC.

Dalam keterangan tertulis, Departemen Luar Negeri Amerika beralasan PLO tidak mengambil langkah maju untuk memulai perundingan secara langsung dan berarti dengan Israel. "Sebaliknya, pimpinan PLO mengecam sebuah rencana perdamaian bikinan Amerika meski mereka belum pernah membaca dan menolak berhubungan pemerintah Amerika untuk mengupayakan perdamaian (dengan Israel)."

Keputusan Washington merupakan kebijakan terakhir setelah pemerintahan Presiden Donald Trump menghentikan bantuan bagi UNRWA dan rumah-rumah sakit Palestina di Yerusalem Timur.

Penutupan kantor PLO ini terjadi sehari setelah peringatan 25 tahun penandatanganan surat pengakuan antara PLO dan Israel.

Duta Besar Paestina untuk Amerika Husain Zmlot mengencam sangat keras keputusan Washington itu. Namun dia mengaku tidak kaget dengan hal ini. "Tindakan ugal-ugalan semacam ini memastikan pemerintah Amerika secara buta melaksanakan semua keinginan Israel, dimulai dengan menutup kantor perwakilan diplomatik Palestina di Israel," katanya.

Kantor PLO di Washington merupakan perwakilan resmi Palestina di Amerika. Kantor PLO ini diresmikan pada 1994, setahun setelah penekenan Perjanjian Camp David antara Plaestina dan Israel.

Yair Netanyahu dan pacarnya Sandra Leikanger. (dagen.no)

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu sebut tidak akan pernah ada negara Palestina

Selama ini ada tiga isu sensitif terkait konflik Palestina Israel, yakni batas negara, pengungsi Palestina, dan Yerusalem.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

yair netanyahu

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

25 April 2019

TERSOHOR