palestina

Milisi Jihad Islam pilih pemimpin baru

Pada 1997, Nakhlah ditunjuk menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Jihad Islam setelah Mossad membunuh Fathi Syiqaqi di Malta.

28 September 2018 19:37

Milisi Jihad Islam telah memilih Ziad an-Nakhlah sebagai sekretaris jenderal baru, menggantikan Ramadan Shalah kesehatannya terus memburuk.

Kdelompok pejuang Palestina ini juga memilih anggota baru Biro Politik, seperti dilansir situs berita Al-Khaleej Online.

Shalah menjalani operasi jantung April lalu di Rumah Sakit Ar-Rasul al-Azam, selatan Ibu Kota beirut, Libanon. Jihad Islam kemudian menyatakan kondisi Shalah stabil dan dalam pengawasan ketat tim medis.

Nakhlah dilahirkan di Jalur Gaza pada 1951. Dia memulai karier politiknya di Jihad Islam pada 1982 bareng sang pendiri, mendiang Fathi Syiqaqi. Nakhalah juga berperan penting dalam pembentukan Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam.

Pada 1986, Israel mengusir Nakhlah ke selatan Libanon dan dia menetap di sana hingga 1994. Dia lalu pindah ke Beirut.

Pada 1997, dia ditunjuk menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Jihad Islam setelah Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) membunuh Fathi Syiqaqi di Malta.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Shimon Peres menandatangani formulir pengajuan untuk menjadi warga negara Palestina pada 1937. (PIC)

Shimon Peres pernah ajukan permohonan jadi warga negara Palestina

Tanda tangan Peres terlihat jelas di formulir permohonan untuk menjadi warga Palestina, termasuk pernyataan isinya: "Saya bersumpah akan setia kepada pemerintah Palestina."

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Memahami Nakbah

Nakbah telah menewaskan sekitar 15 ribu orang Palestina, membumihanguskan 418 desa dan kota Palestina, serta mengusir 800 ribu warga Palestina dari tanah kelahiran mereka.

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wartawan dan intelektual Arab Saudi sokong Israel perangi Hamas

"Hati kami bersama kalian. Semoga Allah melindungi Israel dan rakyatnya," tulis Abdul Hamid al-Hakim.





comments powered by Disqus