palestina

Arab Saudi larang hampir tiga juta orang Palestina untuk berumrah dan berhaji

Larangan ini berlaku bagi orang Palestina hidup di Israel, Yordania, Libanon, dan Yerusalem Timur. Keputusan Saudi ini berdasarkan kesepakatan dengan Israel.

09 November 2018 23:32

Arab Saudi melarang lebih dari 1,5 juta warga Israel keturunan Palestina untuk berumrah dan berhaji menggunakan paspor sementara Yordania.

Larangan serupa juga diberlakukan bagi para warga Palestina hidup di Yordania, Libanon, dan Yerusalem Timur. Kebijakan ini berlaku sejak 12 September lalu. Alhasil, sekitar 2,94 juta orang Palestina di ketiga negara itu tidak dapat berhaji atau berumrah.

Beberapa agen perjalanan di Israel, Yerusalem Timur, dan Yordania mengungkapkan kepada Middle East Eye, mereka sudah diberitahu oleh Kementerian Wakaf dan Urusan islam Yordania yakni Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Amman tidak akan memproses pengajuan visa umrah atau haji oleh pemegang paspor sementara Yordania.

Seorang sumber di Yordania bilang keputusan Arab Saudi itu merupakan bagian dari kesepakatan bilateral dengan Israel untuk menghapus status pengungsi Palestina dan hak mereka untuk pulang ke tanah mereka.

"Arab Saudi menakan Yordania untuk menaturalisasi para pengungsi Palestina di Yordania, orang-orang Palestina di Yerusalem Timur, dan sekarang warga Palestina di Israel," katanya. "Kebijakan serupa juga dapat berlaku di Libanon, sehingga tidak ada lagi persoalan pengungsi Palestina."

Sejumlah anggota parlemen Yordania menjelaskan negaranya telah mengeluarkan paspor sementara bagi warga Israel keturunan Palestina sejak 1978.

Anggota parlemen Saud Abu Mahfuz bilang mereka telah meminta kepada menteri dalam negeri dan menteri wakaf untuk mengirim tim ke Riyadh, meminta kebijakan itu dibatalkan dan meminta Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz turun tangan.

Dia menambahkan parlemen Yordania sudah mengetahui keluhan ini sejak tahun lalu. Saat ini, menurut dia, hampir 200 biro perjalanan di Yordania tidak bisa mengeluarkan visa umrah elektronik untuk orang-orang Palestina. "Kebijakan ini berdampak kepada tiap orang Arab dan muslim memiliki hak untuk beribadah," ujarnya.

Sebelum 1978, warga Israel keturunan Palestina tidak dapat melaksanakan haji atau umrah. Kondisi ini berakhir setelah Raja Husain dari Yordania memutuskan ubuat menerbitkan paspor sementara Yordania bagi mereka. Paspor sementara ini berlaku setahun dengan biaya pembuatan50 dinar Yordania (US$ 70).

Bulan lalu, Middle East Eye melaporkan larangan bagi pengungsi Palestina di Libanon juga diberlakukan oleh Kedutaan Saudi di Ibu Kota Beirut. "Pengungsi Palestina (di LIbanon) dapat memperoleh visa (umrah atau haji) jika memegang paspor Otoritas Palestina," tutur seorang pejabat konsuler Kedutaan Saudi di Beirut.

Selama ini papara pengungsi Palestina di Libanon menggunakan surat perjalanan laksana paspor dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Keamanan Umum. Odkumen ini berlaku setahun dengan biata pembuatan US$ 40, sama dengan tarif bikin paspor Libanon.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Profesor asal Israel sebut Netanyahu adalah penjahat perang

Perang Gaza pada 2014 menewaskan 2.310 warga Palestina serta 73 orang dari pihak Israel, termasuk 67 tentara dan satu orang Thailand.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Libanon pada awal September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas gelar pemilihan internal

Hasilnya diperkirakan keluar April, sebulan sebelum Palestina menggelar pemilihan parlemen.

Dato Tahir sekeluarga dan Duta Besar Indonesia untuk Yordania serta Palestina Andy Rachmianto berpose bareng di depan kantor UNRWA di Ibu Kota Amman, 3 Oktober 2019. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir bantu pengungsi Palestina Rp 5 miliar

Dato Tahir kemarin juga memberikan bantuan masing-masing Rp 2 miliar kepada UNHCR, pemerintah Yordania, dan Queen Rania Foundation.

Hamzah Muhammad al-Qumshan, pengungsi Palestina terdampar di Bandar Udara Soekarno Hatta. (Hamzah al-Qumshan buat Albalad.co)

Pengungsi Palestina terdampar di Bandar Udara Soekarno Hatta

"Tapi saya ditolak oleh Indonesia, Malaysia, dan Yordania," kata Hamzah kepada Albalad.co hari ini.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

bocah gaza

Profesor asal Israel sebut Netanyahu adalah penjahat perang

Perang Gaza pada 2014 menewaskan 2.310 warga Palestina serta 73 orang dari pihak Israel, termasuk 67 tentara dan satu orang Thailand.

25 Februari 2021

TERSOHOR