palestina

Berebut kunci Gereja Makam Yesus

Sebuah petisi ditandatangani oleh 15 anggota klan Judah pada 28 Oktober lalu menyerukan perubahan pemegang kunci Gereja Makam Yesus dari Adib Judah kepada Luai Said Judah.

10 November 2018 04:32

Sebuah keluarga pemegang kunci Gereja Makam Yesus di Kota Tua Yerusalem melawan tekanan masyarakat dan politik agar mereka tidak lagi menjalani tugas itu.

Adib Judah al-Husaini, leluhur keluarganya telah diamanahkan untuk memegang kunci bangunan sakral umat Nasrani itu sejak abad ke-12, bilang kepada Al-Monitor, tidak ada alasan untuk menyerahkan kunci-kunci itu kepada pihak lain. Buyutnya sudah diberi tugas setelah pasukan muslim dipimpin panglima perang Salahuddin Al-Ayyubi merebut Yerusalem pada 1187.

"Ayah saya telah memegang kunci gereja itu juga kakek saya. Saya akan mewarisi kunci ini kepada putra tertua saya kalau sudah tiba waktunya, sesuai tradisi keluarga," kata Adib.

Sedangkan leluhur keluarga Nusaibah dipercaya buat membuka dan menutup semua pintu di Gereja Kubur Yesus. Kedua keluarga itu - Judah al-Husaini dan Nusaibah - menjalani tugas itu sampai sekarang.

Persoalan muncul ketika rumah keluarga Adib kini dimiliki oleh Ateret Cohanim, organisasi ekstremis Yahudi. Dia mengaku tidak menjual tempat tinggalnya kepada mereka dan tidak tahu bagaimana kediamannya itu kini menjadi kepunyaan  Ateret Cohanim.

Ateret Cohanim, dibentuk pada 1978, adalah sebuah organisasi ingin mewujudkan dominasi orang Yahudi di Yerusalem Timur.

"Saya menjual rumah keluarga kami kepada serang pengusaha Palestina terhormat direkomendasikan oleh para pejabat dari Otoritas Palestina dan pemimpin setempat," ujar Adib.

Berdasarkan dokumen dan sejumlah catatan, rumah Adib dijual kepada bankir Palestina bernama Khalid Attari, namun sekarang tidak diketahui keberadaannya. Namun tidak jelas bagaimana rumah itu jatuh ke tangan organisasi ekstremis Yahudi. Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah teklah membentuk sebuah komite untuk menyelidiki hal ini.

Gegara masalah ini, elite-elite Palestina menuntut kunci Gereja Makam Yesus diserahkan kepada anggota keluarga Judah lainnya. Hanna Isa, Ketua Komisi Islam-Kristen buat Mendukung Yerusalem dan Tempat-tempat Suci, termasuk mendukung gagasan itu. Tapi bukan diberikan kepada selain keluarga Judah.

Direktur Jenderal Komisi Tinggi Palestina Urusan Gereja Amira Hanania mengatakan masyarakat sangat marah atas kasus rumah Adib Judah.

Sebuah petisi ditandatangani oleh 15 anggota klan Judah pada 28 Oktober lalu menyerukan perubahan pemegang kunci Gereja Makam Yesus dari Adib Judah kepada Luai Said Judah.

Tapi menurut Sari Judah, audara kandung lelaki dari Adib Judah, petisi itu berasal dari klan Judah di Jaffa namun tidak ada hubungan keluarga dengan mereka. "Kami memiliki dokumen dan surat keputusan dari Kesultanan Usmaniyah membuktikan keluarga kami sebagai pemegang kunci Gereja Makam Yesus," ujar Sari.

Rakyat Palestina memuji Adib Judah pada Desember tahun lalu, ketika dia menolak membuka Gereja Makam Yesus bagi Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, setelah Presiden Donald Trump menyatakan akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika ke Yerusalem.

Gereja Kelahiran Yesus di Kota Bethlehem, Tepi Barat. (Wikipedia)

Gereja Kelahiran Yesus ditutup setelah tujuh orang terinfeksi virus corona di Bethlehem

Sekitar sepuluh ribu orang saban hari mengunjungi Gereja Kelahiran Yesus. Jumlah pengunjung membludak menjelang Hari Paskah. 

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Israel berdaulat atas seluruh wilayah Yerusalem versi proposal damai Trump

Palestina akan diberi status negara dengan syarat tidak ada milisi di Jalur Gaza dan Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi dengan Ibu Kota Yerusalem.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kepulauan Faroe akan akui Yerusalem ibu kota Israel

Rencana itu bakal dilaksanakan pada Oktober atau November 2020.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Honduras berencana pindahkan kedutaan ke Yerusalem bulan depan

Baru dua negara memindahkan kedutaan mereka dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala pada Mei tahun lalu.





comments powered by Disqus