palestina

Jenazah seorang muslim Palestina dilarang disalatkan di Al-Aqsa dan dikubur di pemakaman Yahudi

Karena pernah menjual rumah kepada orang Yahudi.

16 November 2018 22:14

Kepala Rabbi Yerusalem Aryeh Stern seorang warga muslim Palestina dikubur di sebuah pemakaman Yahudi setelah jenazahnya ditolak oleh Miufti Yerusalem Syekh Ikrima Said Sabri, lantaran pernah menjual rumah ke orang Yahudi, seperti dilansir Yediot Ahronot hari ini.   

Alah Kirsh tewas bersama lima orang lainnya dalam kecelakaan lalu lintas pada 4 November lalu. Keluarganya ingin mayatnya dimakamkan di pekuburan muslim di Yerusalem namun ditolak.

Kerabat juga dilarang mensalatkan jenazah Alah di Masjid Al-Aqsa. Larangan itu dilakukan karena beberapa tahun lalu Alah menjual sejumlah rumah di Yerusalem Timur kepada beberapa orang Yahudi beberapa tahun lalu. Pihak keluarga juga tidak dibolehkan mendirikan tenda duka dan warga muslim Palestina dilarang melayat jenazahnya.

Syekh Ikrima Sabri bilang larangan itu sesuai fatwa dikeluarkan pendahulunya, Syekh Amin al-Husaini, pada 1935. "Siapa saja warga muslim menjual rumah atau tanah mereka di yerusalem kepada orang Yahudi bukan bagian dari bangsa muslim. Kami menolak dia dikubur di pemakaman muslim."

Mayat Alah ditaruh sementar di luar pemakaman muslim di Desa Nabi Saleh, dekat Ramallah.

Rabbi Arye Stern menyetujui jenazah Alah dikubur di pemakaman Yahudi HarHa Menuchot, khusus bagi orang tidak beragama. "Adalah kewajiban kami untuk menghrmati orang kafir, apalagi dia sudah menunjukkan itikad baik dan mau mengambil risiko untuk permukiman Yahudi," katanya.  

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

CEO AIPAC Howard Kohr berpidato di Konferensi Kebijakan AIPAC, berlangsung di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, 24 Maret 2019. (Times of Israel)

Honduras segera buka misi diplomatik di Yerusalem

Dalam jangka panjang, menurut Hernandez, Honduras akan memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Rumania akan pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Sejauh ini baru dua negara memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, yakni Amerika pada 14 Mei tahun lalu, disusul Guatemala dua hari kemudian.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Australia akui Yerusalem Barat ibu kota Israel

Namun Australia menunda pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

yair netanyahu

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

25 April 2019

TERSOHOR