palestina

Bantu perbaiki mobil pasukan Israel mogok, pejabat polisi Palestina dipecat

Abu Rub membantu lantaran mobil itu menghalangi perjalanan konvoi pejabat Palestina.

23 November 2018 21:08

Kepala Kepolisian Nasional Palestina Hazim Atalllah telah memecat Kepala Kepolisian Provinsi Hebron Kolonel Ahmad Abu ar-Rub. Alasannya, dia telah membantu memperbaiki mobil pasukan Israel mogok di tengah jalan dan ikut membantu mengganti ban mobil nahas itu.

Insiden ini, menurut juru bicara Kepolisian Nasional palestina Luai Zuraikat kepada The Times of Israel dua pekan lalu, terjadi di wilayah Hebron. Foto-foto beredar di Twitter dan Facebook memperlihatkan Abu Rub tengah berjongkok di belakang mobil pasukan, sedangkan para serdadu Israel berdiri di dekat dia.

Gubernur Hebron Jabrin al-Bakri menjelaskan Abu Rub membantu memperbaiki mobil pasukan Israel mogok lantaran menghalangi konvoi para pejabat dan pengusaha Palestina, baru saja pulang dari memberikan bantuan kepada warga Palestina di perbukitan selatan Hebron. "Ketika kami dalam perjalanan pulang, kami kaget melihat sebuah kendaraan militer milik penjajah (Israel) menghalangi jalan," katanya.  

Zuraikat tidak mau mengomentari pembelaan Bakri karena masih menunggu hasil penyelidikan atas kejadian itu.

Para pengguna media sosial di Palestina mengecam tindakan Abu Rub lantaran bersedia membantu serdadu Zionis.

Seorang warga Palestina menjadi korban dalam bentrokan dengan polisi Israel di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, saat Hari Raya Idul Adha, 11 Agustus 2019. (Abir Ziyad buat Albalad.co)

Bentrokan pecah setelah polisi Israel izinkan pemukim Yahudi masuki Al-Aqsa di Hari Raya Idul Adha

"Allahu Akbar, kami akan mengorbankan jiwa dan darah kami untuk membela Al-Aqsa," teriak warga Palestina.

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

Duta Besar Amerika buat Israel David Friedman, utusan khusus Amerika bagi Timur Tengah Jason Greenblatt ikut merobohkan tembok saat peresmian terorongan menuju kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, 30 Juni 2019. (Facebook/Screen capture)

Israel resmikan terowongan menuju Al-Aqsa

Terowongan itu dibangun selama delapan tahun di bawah rumah-rumah warga Palestina.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.





comments powered by Disqus