palestina

Arab Saudi bantu Israel bunuh Arafat

Sharon memutuskan untuk melenyapkan Arafat lantaran itu merupakan cara terbaik untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina.

11 Desember 2018 22:42

Bassam Abu Syarif, ajudan mendiang pemimpin PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) Yasir Arafat, kemarin mengklaim dirinya memiliki sebuah dokumen membuktikan Arab Saudi terlibat dalam pembunuhan Arafat, seperti dilansir Shehab News Agency.

Abu Syarif mengungkapkan dokumen itu menyatakan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon dan Amerika Serikat sepakat untuk menghabisi Arafat dengan cara diracun setelah mendapat izin dari Arab Saudi.

Shehab News Agency mengklaim Sharon memutuskan untuk melenyapkan Arafat lantaran itu merupakan cara terbaik untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina.

Abu Syarif mengatakan kepada Shehab News Agency, racun itu kemungkinan ditaruh dalam pasta gigi dipakai oleh Arafat.

Kebanyakan rakyat Palestina meyakini Israel bertanggung jawab terhadap kematian Arafat pada 2004.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Australia akui Yerusalem Barat ibu kota Israel

Namun Australia menunda pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Australia besok akui Yerusalem ibu kota Israel

Belum diketahui apakah pengakuan itu atas seluruh Yerusalem atau hanya Yerusalem Barat saja sebagai ibu kota Israel.





comments powered by Disqus