palestina

Australia akui Yerusalem Barat ibu kota Israel

Namun Australia menunda pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

15 Desember 2018 05:05

Perdana Menteri Australia Scott Morrison hari ini mengumumkan pengakuan negaranya atas Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. 

Namun Morrison menyatakan Australia tidak akan segera memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem. 

"Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, tempat Knesset dan banyak kantor pemerintah berada, sebagai ibu kota Israel," kata Morrison. Dia menambahkan pemindahan kedutaan ke Yerusalem Barat akan dilakukan ketika sudah memungkinkan.

Morrison Oktober lalu membuat pengumuman mengejutkan: pemerintahannya terbuka soal pemindahan kedutaan ke Yerusalem. Namun pernyataan itu dipandang sinis lantaran keluar menjelang pemilihan umum.

Pengumuman Australia ini berbeda dengan deklarasi disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Desember tahun lalu, yakni mengakui Yerusalem secara menyeluruh (timur dan barat) menjadi ibu kota Israel. Washington akhirnya memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei, bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya negara Zionis itu. 

Dua hari kemudian, Guatemala mengikuti jejak Amerika. Paraguay tadinya sempat memindahkan kedutaan ke Yerusalem lalu akhirnya dikembalikan ke Tel Aviv. 

Israel menguasai Yerusalem Barat dan Timur setelah menang dalam Perang Enam Hari pada Juni 1967. Pada September 1980, Knesset (parlemen Israel) mengesahkan Jerusalem Basic Law. Israel mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Israel. 

Sedangkan Palestina mendambakan negara merdeka dan berdaulat dengan ibu kota Yerusalem Timur. 

Masyarakat internasional meminta status Yerusalem diselesaikan melalui perundingan. 

 

 

 

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Israel berdaulat atas seluruh wilayah Yerusalem versi proposal damai Trump

Palestina akan diberi status negara dengan syarat tidak ada milisi di Jalur Gaza dan Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi dengan Ibu Kota Yerusalem.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kepulauan Faroe akan akui Yerusalem ibu kota Israel

Rencana itu bakal dilaksanakan pada Oktober atau November 2020.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Honduras berencana pindahkan kedutaan ke Yerusalem bulan depan

Baru dua negara memindahkan kedutaan mereka dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala pada Mei tahun lalu.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Nauru akui Yerusalem ibu kota Israel

Rusia dan Australia mengakui hanya Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel.





comments powered by Disqus