palestina

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

15 Desember 2018 20:43

Mantan Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal menyerukan kepada seluruh rakyat Palestina untuk melancarkan perang gerilya untuk membebaskan Tepi Barat dan seluruh wilayah Palestina dari penjajahan Israel.

Dia bilang Tepi Barat membentang sepanjang 5.600 kilometer  memiliki pegunungan dan lembah. "Saya dari sana, saya tahu kodisi geografisnya. Tepi Barat mempunyai semua syarat diperlukan untuk perang gerilya," kata Misyaal kepada Al-Jazeera. "Kenapa kita tidak mempersiapkan hal itu?"

Dia menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat. Dia mengajak Fatah - berkuasa di Tepi Barat - bergabung dengan Hamas melancarkan perlawanan bersenjata terhadap Israel.

Namun Usamah Qawasmah, juru bicara Fatah, meminta warga Palestina di tepi Barat untuk tidak melancarkan perlawanan bersenjata kepada Israel. "Kita harus pintar...dan jangan mendengarkan ocehan soal perlunya memulai permusuhan bersenjata," ujarnya kepada Palestine TV.   

Hamas bertahun-tahun berusaha memprovokasi warga Palestina di Tepi Barat untuk melakukan perlawanan bersenjata kepada Israel.

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

Duta Besar Amerika buat Israel David Friedman, utusan khusus Amerika bagi Timur Tengah Jason Greenblatt ikut merobohkan tembok saat peresmian terorongan menuju kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, 30 Juni 2019. (Facebook/Screen capture)

Israel resmikan terowongan menuju Al-Aqsa

Terowongan itu dibangun selama delapan tahun di bawah rumah-rumah warga Palestina.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Shimon Peres menandatangani formulir pengajuan untuk menjadi warga negara Palestina pada 1937. (PIC)

Shimon Peres pernah ajukan permohonan jadi warga negara Palestina

Tanda tangan Peres terlihat jelas di formulir permohonan untuk menjadi warga Palestina, termasuk pernyataan isinya: "Saya bersumpah akan setia kepada pemerintah Palestina."





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

09 Juli 2019

TERSOHOR