palestina

Empat bayi singa mati kedinginan di kebun binatang Gaza

Pada 2016, seekor harimau Bengal dievakuasi dari kebun binatang di Khan Yunis, juga selatan Gaza, setelah lusinan hewan di sana mati karena stres, penyakit, dan kelaparan.

25 Januari 2019 23:30

Cuaca dingin ekstrem membekap Jalur Gaza menyebabkan empat bayi singa Afrika, tinggal di kebun binatang di Kota Rafah mati kedinginan pekan lalu.

Para penduduk Gaza bahkan menyebut musim dingin kali ini paling dingin.

Fathi Jumaa, manajer Kebun Binatang Rafah, mengungkapkan pihaknya tidak memiliki cukup fulus untuk membeli makanan tambahan diperlukan, obat-obatan, dan antibiotik buat menyelamatkan keempat bayi singa itu. Blokade dilakukan Israel sejak pertengahan 2007 kian memperparah. situasi.

Empat bayi singa itu mengembuskan napas terakhir tidak lama setelah dilahirkan. "Dua bayi singa mati kurang dari sejam setelah dilahirkan karena kami tidak mampu membikin mereka hangat," kata Fathi kepada Middle East Eye.

Dia kemudian membawa pulang dua bayi singa lainnya. Mereka diselimuti dan dirawat. "Ketika keadaan mereka sudah lebih baik, saya mengembalikan ke ibu mereka untuk disusui, tapi mereka mati sejam berselang," ujarnya.

Ketatnya blokade Israel, menurut Fathi, membuat pihaknya tidak bisa menyediakan sistem penghangat dan plastik antihujan.

Dia menekankan kalau kebutuhan diperlukan tidak tersedia induk singa melahirkan keempat bayinya sudah meninggal, juga bisa ikut mati. ?Mereka ini singa Afrika. Mereka tidak biasa hidup dalam cuaca dingin dan mereka benar-benar butuh perlindungan khusus."

Pada 2016, seekor harimau Bengal dievakuasi dari kebun binatang di Khan Yunis, juga selatan Gaza, setelah lusinan hewan di sana mati karena stres, penyakit, dan kelaparan.

Seorang warga Palestina menjadi korban dalam bentrokan dengan polisi Israel di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, saat Hari Raya Idul Adha, 11 Agustus 2019. (Abir Ziyad buat Albalad.co)

Bentrokan pecah setelah polisi Israel izinkan pemukim Yahudi masuki Al-Aqsa di Hari Raya Idul Adha

"Allahu Akbar, kami akan mengorbankan jiwa dan darah kami untuk membela Al-Aqsa," teriak warga Palestina.

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran akan naikkan anggaran bagi Hamas jadi Rp 426 miliar setahun

Selama ini bantuan dana dari Iran untuk Hamas berjumlah US$ 70 juta setahun.

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, berpose di gedung Knesset (parlemen Israel) di Yerusalem. (Screengrab)

Israel larang bocah Palestina ke Al-Aqsa karena ludahi wartawan Arab Saudi

Nabulsi dan tiga warga Palestina itu dilarang memasuki Al-Aqsa selama 15 hari dan sanksi ini dapat diperpanjang.

Muhammad Saud, wartawan Arab Saudi berkunjung ke Israel. (Twitter)

Warga Palestina usir jurnalis Arab Saudi berziarah ke Masjid Al-Aqsa

Muhammad Saud diludahi, dilempari kursi dan batu.





comments powered by Disqus