palestina

Israel tangkap lima warga Gaza menerobos pagar pembatas

Sejak Maret tahun lalu, ribuan warga berunjuk rasa saban habis salat Jumat di perbatasan dengan Israel.

14 Maret 2019 13:29

Israel hari ini membekuk lima warga Palestina menerobos masuk ke wilayah Israrl melalui pagar pembatas di selatan Jalur Gaza. 

Melalui keterangan tertulis, juru bicara militer Israel mengungkapkan penangkapan itu terjadi sekitar pukul dua dini hari. Kelima orang Palestina itu tidak bersenjata. 

Dalam beberapa tahun terakhir, pasukan keamanan Israel menangkap sejumlah warga Gaza menyusup ke wilayah negara Zionis itu. Karena kondisi Gaza memburuk, sejak diblokade Israel pada 2007, mereka menerobos ke Israel agar ditahan dalam penjara. 

Sejak Maret tahun lalu, ribuan warga berunjuk rasa saban habis salat Jumat di perbatasan dengan Israel.

Putra dari Jamal, nelayan di Kota Gaza, ini tengah menikmati sarapan berupa roti isi ikan sardencis kecil dan terasa pahit di sebuah pantai di Kota Gaza, Kamis, 25 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

PBB defisit dana, satu juta warga Gaza terancam kelaparan dan 1.700 akan diamputasi kakinya

"Skenario terburuk adalah kami tidak mampu melanjutkan untuk memberi makan setengah dari penduduk Gaza (satu juta orang)."

Kaum hawa di sebuah restoran di Gaza memesan air garam sebagai bentuk dukungan bagi tahanan Palestina sedang mogok makan di penjara Israel. (Twitter)

94 ribu keluarga miskin di Gaza dapat US$ 100 dari dana hibah Qatar

Qatar sudah menjanjikan hibah US$ 90 juta dalam enam bulan, dimulai sejak November tahun lalu.

Mahmud Abu Asbah, lelaki Palestina tewas di selatan Israel akibat tembakan roket dari Jalur Gaza pada 12 November 2018. (Twitter)

Tembakan roket dari Gaza ke Israel tewaskan lelaki Palestina

Saling serang berlanjut setelah perwira militer Israel, Letnan Kolonel M, Ahad lalu tewas di Gaza.

Serbuan Israel ke Jalur Gaza pada 11 November 2018. (Channel 10)

Seorang perwira militer Israel tewas saat serbu Gaza

Perwira terbunuh adalah Letnan Kolonel M.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

09 Juli 2019

TERSOHOR