palestina

Hamas tahan tujuh wartawan karena meliput demonstrasi di Gaza

Pasukan keamanan Hamas memukuli wartawan dan mengambil telepon seluler dan peralatan mereka.

18 Maret 2019 12:13

Pasukan keamanan Hamas kemarin menahan tujuh wartawan di Jalur Gaza. 

Seorang sumber di PJS (Sindikat Jurnalis Palestina) mengungkapkan kepada the Times of Israel, ketujuh reporter ini ditangkap lantaran meliput unjuk rasa. 

Ratusan warga Palestina di Gaza sejak Kamis lalu berdemonstrasi. Mereka memprotes makin mahalnya biaya hidup di wilayah seluas 360 kilometer persegi itu. 

Menurut sejumlah kelompok hak asasi manusia (HAM), pasukan keamanan membekuk lusinan orang, termasuk aktivis HAM dan wartawan,  sedari unjuk rasa meletup. 

Melalui keterangan tertulis Ahad lalu, PJS bilang 17 wartawan ditangkap sejak unjuk rasa berlangsung, namun sepuluh orang sudah dibebaskan. Empat jurnalis sampai harus dirawat di rumah sakit. 

PJS mengatakan pihaknya memiliki bukti pasukan keamanan Hamas memukuli wartawan dan mengambil telepon seluler dan peralatan mereka.

Penderitaan sekitar dua juta warga Gaza sejak Israel dan Mesir memblokade wilayah itu pada 2007. Angka pengangguran dan kemiskinan meningkat, infrastruktur listrik dan air buruk.

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wartawan dan intelektual Arab Saudi sokong Israel perangi Hamas

"Hati kami bersama kalian. Semoga Allah melindungi Israel dan rakyatnya," tulis Abdul Hamid al-Hakim.

Seorang warga mencium kening jenazah Yusuf Abu Jarad sebelum disalatkan di masjid dekat rumahnya di Bait Lahiya, Jalur Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Mengintip kekuatan Hamas

Roket M-302 memiliki versi A-E, berjarak tembak 90-200 kilometer dengan hulu ledak 125-170 kilogram.

Pasukan Israel menangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat, Syekh Hasan Yusuf, di rumahnya di Kota Ramallah pada 2 April 2019. (Screenshot)

Israel tangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat

Putranya, Musab, pernah membantu Shin Beth selama 1997-2007 untuk menggagalkan rencana Hamas menyerang warga Israel.





comments powered by Disqus