palestina

Netanyahu sebut tidak akan pernah ada negara Palestina

Selama ini ada tiga isu sensitif terkait konflik Palestina Israel, yakni batas negara, pengungsi Palestina, dan Yerusalem.

07 April 2019 19:45

Dua hari menjelang pemilihan umum di gelar, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hari ini menegaskan negara Palestina tidak akan pernah terbentuk.

"Sebuah negara Palestina tidak akan pernah terbentuk, tidak seperti dibicarakan banyak orang," kata Netanyahu dalam wawancara khusus dengan Arutz 7 situs berita berbahasa Ibrani. "Itu tidak bakal terjadi."

Selama ini ada tiga isu sensitif terkait konflik Palestina Israel, yakni batas negara, pengungsi Palestina, dan Yerusalem.

Sehari sebelumnya, Netanyahu bilang kepada stasiun televisi Channel 12, kalau terpilih lagi dirinya akan mencaplok permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Dua komentar kontroversial Netanyahu itu diduga untuk menggaet para pemilih belum menentukan pilihan.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Tidak ada negara Palestina dalam proposal damai versi Trump

Mesir akan mendapat bantuan ekonomi sebesar US$ 65 miliar dan US$ 45 miliar buat Yordania kalau kedua negara itu menyetujui proposal damai bikinan Trump.

Serbuan Israel ke Jalur Gaza pada 11 November 2018. (Channel 10)

Dua roket dari Gaza hantam Tel Aviv

Hamas dan Jihad Islam membantah sebagai pelakunya.





comments powered by Disqus