palestina

Bin Salman tawarkan fulus Rp 143 triliun agar Abbas mau terima proposal damai Trump

Bin Salman akan mendirikan ibu kota Palestina di Abu Dis, bukan di Yerusalem Timur.

01 Mei 2019 10:29

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman menawarkan fulus US$ 10 miliar (Rp 143 triliun) kalau Presiden Palestina Mahmud Rida Abbas bersedia menerima proposal damai bikinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Surat kabar Al-Akhbar dari Libanon Selasa lalu melaporkan anak Raja Salman bin Abdul Aziz itu menjelaskan secara rinci mengenai proposal damai Trump kepada Abbas.

Mulanya Bin Salman menanyakan berapa biaya tahunan bagi rombongan Abbas untuk pergi ke luar negeri. Abbas menjawab dia bukan pangeran karena itu dia tidak memiliki rombongan sendiri.

Kemudian Bin Salman bertanya berapa anggaran tahunan Palestina untuk mengganji menteri dan pegawai negeri. Abbas bilang US$ 1 miliar. "Saya akan memberikan Anda US$ 10 miliar untuk sepuluh tahun jika Anda menerima proposal damai Trump," kata Bin Salman.

Abbas menolak tawaran itu. Dia menegaskan bila sampai mengiyakan sama saja membunuh karier politiknya.

Al-Akhbar menulis perbincangan antara Bin Salman dan Abbas itu berdasarkan laporan ditulis utusan Yordania buat Ramallah, Khalid asy-Syawabkah, dilaporkan ke Kementerian Luar Negeri Yordania.

Bin Salman juga mengatakan kepada Abbas, negara-negara Arab bakal memberikan bantuan keuangan untuk pembangunan ekonomi di Tepi Barat. Bin Salman menambahkan Arab Saudi juga akan mendirikan ibu kota Palestina di Abu Dis bukan di Yerusalem Timur.  

Proposal damai Trump digadang-gadang sebagai Kesepakatan Abad Ini kemungkinan besar sangat merugikan Palestina. Jared Kushner, penasihat senior Trump sekaligus salah satu perancang proposal damai itu, sudah menyatakan proposal damai Trump tidak akan mengarah pada pembentukan negara Palestina merdeka dan berdaulat, hanya memberikan otonomi khusus buat Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Bin Salman kelihatan lebih pro-Israel. Dia pernah bilang Israel seperti Palestina dan negara lainnya: berhak memiliki tanah air. Bin Salman juga pernah berkunjung ke Ibu Kota Tel Aviv dan bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada September 2017.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu targetkan Juli untuk mulai menganeksasi Tepi Barat

"Ini sebuah peluang besar dan kita tidak akan membiarkan itu lepas," kata Netanyahu.

Persiapan menjelang penerbangan pesawat Etihad Airways di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Palestina tolak bantuan medis dari UEA dikirim lewat Israel

Ramallah menolak bantuan berupa alat pelindung diri, peralatan medis, dan ventilator karena dipakai sebagai alat untuk menormalisasi hubungan Israel dan UEA.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

MUI: Yerusalem bukan ibu kota Israel

Proposal Trump itu sejalan dengan klaim sepihak Israel melalui Hukum Dasar Yerusalem, disahkan Knesset empat dasawarsa lalu.

Seorang tentara Israel terkena lemparan bom molotov dari warga Palestina dalam bentrokan di Kota Hebron, Tepi Barat, 3 Februari 2020. (Human Rights Defender)

OKI tolak proposal damai trump

OKI menyerukan kepada semua negara anggotanya untuk tidak terlibat atau bekerjasama dengan pemerintah Amerika buat melaksanakan proposal damai Trump itu dalam beragam cara.





comments powered by Disqus