palestina

Mengintip kekuatan Hamas

Roket M-302 memiliki versi A-E, berjarak tembak 90-200 kilometer dengan hulu ledak 125-170 kilogram.

05 Mei 2019 22:33

Sebelum Perang meletup lima tahun lalu, Hamas memiliki sebelas ribu roket di Jalur Gaza: mulai berjarak tembak pendek hingga jarak jauh.

Di akhir perang, Hamas diperkirakan masih mempunyai sepertiga roket. Kelompok pejuang Palestina didirikan oleh Syekh Ahmad Yasin ini mulai membangun kembali kekuatannya sejak tahun lalu dan diduga sudah memiliki lebih banyak roket ketimbang mereka punyai sebelum Perang 2014.

Berikut kekuatan Hamas, mendominasi Gaza sejak pertengahan 2007:

Pasukan Brigade Izzudin al-Qassam (saya militer Hamas): 30 ribu personel
Pasukan cadangan: tujuh ribu personel
Roket: 5-6 ribu terdiri dari lusinan roket jarak jauh (hingga seratus kilometer), ratusan roket jarak menengah hingga jauh (sampai 80 kilometer), 1.500 roket jarak menengah ( hingga 45 kilometer), dan ribuan roket jarak pendek (maksimal 20 kilometer).

Roket dan peluru kendali kepunyaan Hamas:

Qassam

Adalah roket dari darat ke darat dibuat dari pipa logam sederhana berisi bahan peledak. Roekt Qassam bikinan Hamas dan dibuat di Gaza. Ini merupakan roket jarak pendek primitif dengan akurasi sangat minimal, di tahap awal dibikin dari tiang besi papan penunjuk jalan.  

Ada tiga jenis roket Qassam, yakni Qassam 1 (berjarak tembak tiga kilometer dengan hulu ledak setengah kilogram), Qassam 2 (berjarak tembak delapan kilometer dengan hulu ledak 5-7 kilogram), dan Qassam 3 (berjarak tembak sepuluh kilometer dengan hulu ledak 10-20 kilogram).

Quds 101

Merupakan roket jarak pendek berjarak tembak 16 kilometer.

Grad

Sebuah roket 122 milimeter bikinan Uni Soviet pada awal 1960-an. Grad juga digunakan oleh kelompok Jihad Islam di Gaza. Roket ini memiliki jarak tembak 40 kilometer dengan hulu ledak 20 kilogram.

WS-1E

Adalah versi terbaru dari roket Grad dan buatan Cina. Roket ini mampu menjangkau Ashdod dan Beersheba, dua kota di selatan israel. Roket WS-1E ini memilik jarak tembak 43-45 kilometer dengan hulu ledak 18-22 kilogram.

Sijjil 55

Merupakan roket berjarak tembak maksimum 55 kilometer dengan hulu ledak sepuluh kilogram. Roket Sijjil pertama kali dipakai Hamas dalam perang pada 2014.

M-75

Adalah roket jarak jauh diproduksi oleh Hamas di Gaza dan mampu menjangkau Ibu Kota Tel Aviv (Israel) dan Yerusalem. Roket M-75 tidak dilengkapi dengan sistem pemandu sehingga akurasinya terbatas, namun jarak jauhnya membuat efektif.

Roket ini pertama kali digunakan Hamas dalam Perang 2012 dan teknologi pembuatannya dari Iran. M-75 memiliki jarak tembak maksimum 70-75 kilometer dengan hulu ledak sepuluh kilogram.

Fajr

Merupakan roket bikinan Iran dan diproduksi pertama kali pada 1991 atas bantuan Korea Utara serta Cina. Iran mengtransfer Fajr ke Hamas dan Hizbullah.

Terdapat dua model roket Fajr, yaitu Fajr 3 (berjarak tembak 40 kilometer dengan hulu ledak 45 kilogram) dan Fajr 5 (berjarak tembak 75 kilometer dengan hulu ledak 90 kilogram).

J-80

Adalah roket jarak jauh buatan Hamas dan mampu menjangkau Tel Aviv sekitarnya, kawasan Sharon, dan Yerusalem. Nama roket ini diambil dari nama Ahmad Jabari, pentolan Hamas dibunuh Israel pada 2012. J-80 berjarak tembak seratus kilometer dengan hulu ledak 20 kilogram.

R-160

Merupakan roket jarak jauh bikinan Hamas. R adalah singatn dari nama Abdul Aziz Rantisi, salah satu pendiri Hamas dibunuh Israel pada 2004 dan 160 merujuk pada jarak tembaknya mencapai 160 kilometer.

R-160 pertama kali digunakan dalam Perang 2014 ketika ditembakkan ke arah Kota Haifa, berjarak sekitar 120 kilometer dari Gaza.

M-302 (Khaibar)

Adalah roket bikinan Suriah dipasok Iran ke Hamas. Roket jarak jauh ini memiliki versi A-E, berjarak tembak 90-200 kilometer dengan hulu ledak 125-170 kilogram.

Mortir

Hamas memiliki ribuan mortir 82 milimeter dan 120 milimeter.

Hamas juga mempunyai lusinan peluru kendali anti pesawat tempur, terutama jenis Strela. SA-7 adalah peluncur rudal dengan sistem infra merah untuk menyasar target-target terbang rendah.

Hamas memunyai pula peluru kendali anti-tankm kebanyakan Kornet (bikinan Rusia). Hamas juga memperoleh sejumlah peluru kendali antipesawat tempur dari Libya setelah rezim Muammar Qaddafi tumbang.

Kekuatan Hamas lainnya berupa jaringan terowongan di gaza. Hamas diperkirakan mengalokasikan 40 persen dari dana militernya untuk membuat terowongan.

Hmas membangun pula kekuatan udaranya dengan pesawat nirawak. Hamas mengklaim memiliki tiga jenis pesawat nirawak, yakni A1A (untuk kegiatan intelijen), A1B (untuk serangan), dan A1C (untuk misi bunuh diri).

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran akan naikkan anggaran bagi Hamas jadi Rp 426 miliar setahun

Selama ini bantuan dana dari Iran untuk Hamas berjumlah US$ 70 juta setahun.

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wartawan dan intelektual Arab Saudi sokong Israel perangi Hamas

"Hati kami bersama kalian. Semoga Allah melindungi Israel dan rakyatnya," tulis Abdul Hamid al-Hakim.

Pasukan Israel menangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat, Syekh Hasan Yusuf, di rumahnya di Kota Ramallah pada 2 April 2019. (Screenshot)

Israel tangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat

Putranya, Musab, pernah membantu Shin Beth selama 1997-2007 untuk menggagalkan rencana Hamas menyerang warga Israel.





comments powered by Disqus