palestina

Perempuan hamil dan bayi Palestina tewas karena ledakan roket Jihad Islam

Bukan lantaran serangan udara Israel.

07 Mei 2019 11:37

Kelompok pejuang di Jalur Gaza, Jihad Islam, mengakui Filistin Abu Arar (perempuan hamil) dan bayinya Saba Abu Arar tewas karena roket Jihad Islam meledak dalam rumah mereka, bukan lantaran serangan udara Israel. 

Kementerian Kesehatan di Gaza bilang Filistin dan Saba termasuk warga Palestina terbunuh karena gempuran udara negara Zionis itu.

Kabar mengejutkan ini pertama kali dilansir oleh Ar-Risalah, media berafiliasi dengan Hamas. "Bocoran dari Sarayat al-Quds (sayap militer Jihad Islam) menyebutkan kematian bayi Saba Abu Arar lantaran roket meledak dalam rumahnya karena kesalahan teknis."

Laporan ini diunggah ke akun Telegram terkait Hamas pada Ahad sore dan langsung dihapus tidak lama kemudian. 

Perwakilan dari Jihad Islam telah menemui keluarga korban pada Ahad pagi lalu. Mereka menawarkan uang kompensasi dan status Saba Abu Arar menjadi syuhada, sebagai balasan karena pihak keluarga bungkam soal penyebab kematian Filistin Abu Arar dan bayinya itu.

 

 

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Shimon Peres menandatangani formulir pengajuan untuk menjadi warga negara Palestina pada 1937. (PIC)

Shimon Peres pernah ajukan permohonan jadi warga negara Palestina

Tanda tangan Peres terlihat jelas di formulir permohonan untuk menjadi warga Palestina, termasuk pernyataan isinya: "Saya bersumpah akan setia kepada pemerintah Palestina."

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Memahami Nakbah

Nakbah telah menewaskan sekitar 15 ribu orang Palestina, membumihanguskan 418 desa dan kota Palestina, serta mengusir 800 ribu warga Palestina dari tanah kelahiran mereka.

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wartawan dan intelektual Arab Saudi sokong Israel perangi Hamas

"Hati kami bersama kalian. Semoga Allah melindungi Israel dan rakyatnya," tulis Abdul Hamid al-Hakim.





comments powered by Disqus