palestina

Oman berencana buka kedutaan di Ramallah

Kalau terwujud, Oman menjadi negara Arab Teluk pertama memiliki kedutaan di Palestina.

27 Juni 2019 06:04

Kementerian Luar Negeri Oman Selasa lalu mengumumkan negaranya akan membuka kedutaan besarnya di Kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina. 

Melalui keterangan tertulis dilansir Oman News Agency, Kementerian Luar Negeri Oman bilang keputusan ini merupakan bentuk dukungan berkelanjutan terhadap bangsa Palestina.

"Satu delegasi dari Kementerian Luar Negeri akan berkunjung ke Ramallah untuk memulai proses peresmian kedutaan."

Langkah ini bertepatan dengan pelaksanaan konferensi soal Palestina digelar di Ibu Kota Manama, Bahrain. Oman tidak ikut dalam pertemuan membahas proyek-proyek untuk membangun perekonomian Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza itu. 

Oman pernah beberapa kali membicarakan rencana peresmian kedutaan dengan pihak Palestina. 

Kalau terwujud, Oman menjadi negara Arab Teluk pertama memiliki kedutaan di Palestina. 

Pejabat senior PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) Hanan Asyrawi girang dengan keputusan Oman itu. "Saya berharap kedutaan ini akan membantu mengajarkan pemerintah Oman mengenai kondisi sebenarnya dari penjajahan Israel," ujarnya. 

Palestina menuntut negara merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. 

 

Pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari, 81 tahun, ditahan di Arab Saudi sejak April 2019. (Screengrab)

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Honduras berencana pindahkan kedutaan ke Yerusalem bulan depan

Baru dua negara memindahkan kedutaan mereka dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala pada Mei tahun lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi tangkapi warga Palestina karena dukung Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Nauru akui Yerusalem ibu kota Israel

Rusia dan Australia mengakui hanya Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

11 September 2019

TERSOHOR