palestina

Israel resmikan terowongan menuju Al-Aqsa

Terowongan itu dibangun selama delapan tahun di bawah rumah-rumah warga Palestina.

01 Juli 2019 06:48

Israel Ahad lalu meresmikan sebuah terowongan di Yerusalem Timur, diyakini ribuan tahun lalu dipakai para peziarah Yahudi menuju Kuil Suci.

Peresmian terowongan ini dihadiri sekitar seratus undangan, termasuk Sara Netanyahu (istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu), Duta Besar Amerika buat Israel David Friedman, utusan khusus Amerika bagi Timur Tengah Jason Greenblatt, Duta Besar Israel untuk Amerika Ron Dermer, serta pasangan donatur buat pemukim Yahudi Miriam dan Sheldon Adelson.

Friedman dan Greenblatt bahkan ikut merobohkan tembok terakhir terowongan menggunakan martil.

"Terowongan ini menguatkan bukti, dengan ilmu pengetahuan, melalui studi arkeologis, tentu saja dalam hati kami: sentralitas Yerusalem bagi orang-orang Yahudi," kata Friedman.

Terowongan itu dibangun di bawah rumah-rumah warga Palestina di kawasan Wadi al-Hilwah, Silwan. Banyak rumah rusak akibat proyek berlangsung selama delapan tahun terakhir itu.

Hanya terdapat beberapa komunitas kecil Yahudi di Silwan dari total 30 ribu orang Palestina mendiami kawasan itu.

Israel menyebut terowongan itu menjadi bukti sejarah pernah ada kota kuno Yahudi di zaman Nabi Daud. Terowongan diberi nama Jalan Ziarah ini juga menjadi sarana wisata bagi para pelancong ingin menuju Tembok Ratapan di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Melalui keterangan tertulis, kementerian Luar Negeri Palestina mengecam peresmian terowongan itu sebagai uaya untuk mengubah status quo Yerusalem. 

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Shimon Peres menandatangani formulir pengajuan untuk menjadi warga negara Palestina pada 1937. (PIC)

Shimon Peres pernah ajukan permohonan jadi warga negara Palestina

Tanda tangan Peres terlihat jelas di formulir permohonan untuk menjadi warga Palestina, termasuk pernyataan isinya: "Saya bersumpah akan setia kepada pemerintah Palestina."

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Memahami Nakbah

Nakbah telah menewaskan sekitar 15 ribu orang Palestina, membumihanguskan 418 desa dan kota Palestina, serta mengusir 800 ribu warga Palestina dari tanah kelahiran mereka.





comments powered by Disqus