palestina

Warga Palestina usir jurnalis Arab Saudi berziarah ke Masjid Al-Aqsa

Muhammad Saud diludahi, dilempari kursi dan batu.

23 Juli 2019 19:24

Muhammad Saud sejatinya sudah menorehkan sejarah. Dia menjadi wartawan Arab Saudi pertama mengunjungi Israel atas undangan negara Zionis itu.

Dia datang bareng tiga wartawan Yordania dan dua jurnalis Irak. Mereka melawat ke Israel selama 21-25 Juli. Ini kali pertama negara Bintang Daud itu mengundang wartawan dari Arab Saudi dan Irak.

Nahas, Muhammad menjadi korban buruknya pamor Arab Saudi di mata rakyat Palestina. Kehadirannya di Masjid Al-Aqsa tidak disukai. Dia diusir, diludahi, dan dilempari seperti terlihat dalam dua rekaman video beredar luas di media sosial.

Ketika berjalan di lorong-lorong Kota Tua Yerusalem Timur, Muhammad dilempari kuris dan benda-benda lain. Saat melangkah di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa, seorang lelaki mencemooh dia dan berteriak, "Pergilah ke sinagoge." Yang lain terdengar menyebut Muhammad sebagai binatang dan sampah Zionis.

Meski Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz berkali-kali menegaskan negara Kabah itu menempatkan isu Palestina sebagai prioritas utama namun rakyat Palestina terlanjur kecewa dengan perilaku anaknya, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. Dia dipandang bermesraan dengan Israel. Bahkan dalam pertemuan dengan para pemimpin organisasi Zionis saat melawat ke New York, Amerika Serikat, Maret tahun lalu, Bin Salman bilang seperti Palestina dan bangsa lain, Israel juga berhak memiliki negara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Nizar Amir mengecam tindakan warga Palestina menghina wartawan Arab Saudi itu. "Dia datang ke Yerusalem untuk menjadi jembatan bagi perdamaian dan kesepahaman antara kedua bangsa (Israel dan Arab Saudi)," tulis Amir di Twitter.

Polisi Israrl menangkap perempuan Palestina bernama Muntaha Amara saat sedang salat di Masjid Al-Aqsa. (Screencapture)

Polisi Israel tangkap perempuan Palestina ketika sedang bersujud di Al-Aqsa

Israel sudah berkali-kali menangkap Muntaha saat sedang salat di Al-Aqsa. Negara Bintang Daud ini juga pernah melarang dia memasuki Al-Aqsa.

Seorang warga Palestina menjadi korban dalam bentrokan dengan polisi Israel di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, saat Hari Raya Idul Adha, 11 Agustus 2019. (Abir Ziyad buat Albalad.co)

Bentrokan pecah setelah polisi Israel izinkan pemukim Yahudi masuki Al-Aqsa di Hari Raya Idul Adha

"Allahu Akbar, kami akan mengorbankan jiwa dan darah kami untuk membela Al-Aqsa," teriak warga Palestina.

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, berpose di gedung Knesset (parlemen Israel) di Yerusalem. (Screengrab)

Israel larang bocah Palestina ke Al-Aqsa karena ludahi wartawan Arab Saudi

Nabulsi dan tiga warga Palestina itu dilarang memasuki Al-Aqsa selama 15 hari dan sanksi ini dapat diperpanjang.

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, mengunjungi Israel pada 21-25 Juli 2019. (Twitter)

Wartawan Arab Saudi kunjungi Israel

Keenam wartawan Arab itu hari ini dijadwalkan diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Israel berdaulat atas seluruh wilayah Yerusalem versi proposal damai Trump

Palestina akan diberi status negara dengan syarat tidak ada milisi di Jalur Gaza dan Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi dengan Ibu Kota Yerusalem.

24 Januari 2020

TERSOHOR