palestina

Qatar bagikan fulus kepada seratus ribu keluarga miskin di Gaza

Qatar juga menjadi tempat berlindung anggota-anggota senior Hamas diusir dari Suriah.

25 Agustus 2019 14:57

Bank-bank di Jalur Gaza mulai hari ini membagikan fulus kepada seratus ribu keluarga miskin di Jalur Gaza. Total bantuan tunai itu akan dibagikan itu sebesar US$ 25 juta.

Utusan khusus Qatar untuk Gaza Muhammad al-Imadi sudah tiba di sana melalui perbatasan Israel-Gaza di Erez untuk memantau pemberian bantuan tunai itu. Selain itu, Al-Imadi juga bakal membahas proyek infrastruktur di Gaza dibiayai oleh Qatar.

Dalam dua pembagian uang dari Qatar sebelumnya, diterima oleh 60 ribu keluarga miskin di Gaza.

Komite Nasional Qatar untuk Rekonstruksi Gaza menyebutkan pemberian bantuan tunai ini untuk meringankan kehidupan warga Gaza, sudah diblokade Israel sejak Juni 2007.

Israel memang mengizinkan Qatar menyuntikkan jutaan dolar Amerika Serikat ke Gaza untuk membantu menstabilkan Gaza dan mencegah petaka kemanusiaan akan melahirkan kekerasan.

Negara Arab supertajir itu sudah sejak tahun lalu membagikan fulus kepada warga miskin Gaza, membiayai proyek rekonstruksi, dan memberikan bantuan untuk membayar gaji pegawai negeri Hamas. Qatar telah berkomitmen untuk memberikan bantuan senilai US$ 90 juta.

Qatar juga menjadi tempat berlindung anggota-anggota senior Hamas diusir dari Suriah.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Israel berdaulat atas seluruh wilayah Yerusalem versi proposal damai Trump

Palestina akan diberi status negara dengan syarat tidak ada milisi di Jalur Gaza dan Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi dengan Ibu Kota Yerusalem.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertakziah ke rumah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Pemimpin Hamas ikut salat jenazah Jenderal Sulaimani

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani.

Iklan layanan kereta Palestine Railways. (Twitter)

Tidak pernah ada yang namanya Israel

Tiga kali Perang Arab-Israel pada 1948, 1967, dan 1973 membikin wilayah Israel kian luas: dari 17 persen sekarang menjadi 78 persen.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Israel berdaulat atas seluruh wilayah Yerusalem versi proposal damai Trump

Palestina akan diberi status negara dengan syarat tidak ada milisi di Jalur Gaza dan Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi dengan Ibu Kota Yerusalem.

24 Januari 2020

TERSOHOR