palestina

Nauru akui Yerusalem ibu kota Israel

Rusia dan Australia mengakui hanya Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel.

30 Agustus 2019 15:00

Republik Nauru, negara kecil di kawasan Pasifik, Rabu lalu mengumumkan pengakuan terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Kantor perwakilan diplomatik Nauru untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York sejatinya sudah memberitahukan soal pengakuan itu ke kantor perwakilan Israel buat PBB melalui surat resmi awal bulan ini. 

"Kantor misi Nauru di PBB merasa terhormat untuk menyampaikan keputusan pemerintah Nauru secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel."

Langkah Nauru ini mengikuti jejak sejumlah negara, termasuk Honduras, Amerika Serikat, Guatemala, dan Vanuatu. Sedangkan Rusia dan Australia mengakui hanya Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. 

Menteri Luar Negeri Yisrael Katz memuji keputusan Nauru itu. "Saya menghargai keputusan penting Republik Nauru untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," katanya melalui Twitter. 

Israel mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina. Sedangkan Palestina mendambakan Yerusalem menjadi ibu kota mereka. 

 

 

 

 

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Honduras berencana pindahkan kedutaan ke Yerusalem bulan depan

Baru dua negara memindahkan kedutaan mereka dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala pada Mei tahun lalu.

Duta Besar Amerika buat Israel David Friedman, utusan khusus Amerika bagi Timur Tengah Jason Greenblatt ikut merobohkan tembok saat peresmian terorongan menuju kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, 30 Juni 2019. (Facebook/Screen capture)

Honduras akui Yerusalem ibu kota Israel

Presiden Hernandez akan meresmikan kantor dagang Honduras di Yerusalem pada Ahad.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.





comments powered by Disqus