palestina

Hamas tembakkan roket ke Israel setelah Haniyah telepon pemimpin Jihad Islam

Hamas dan Jihad Islam adalah dua kelompok pejuang Palestina sokongan Iran.

16 November 2019 07:28

Hamas menembakkan sejumlah roket ke Israel semalam, setelah pemimpin mereka, Ismail Haniyah, menelepon pemimpin Jihad Islam Ziad Nakhla, seperti dilansir Yediot Ahronot.

Dalam pembicaraan melalui telepon itu, Haniyah menyampaikan belasungkawa atas tewasnya komandan Brigade Al-Quds (sayap militer Jihad Islam) Bahaa Abu al-Ata Selasa lalu. Al-Ata terbunuh bersama istrinya ketika rumah mereka di Jalur Gaza dihantam roket Israel. Haniyah dan Nakhla bersepakat meningkatkan kerjasama antara Hamas dan Jihad Islam.

Tembakan roket Hamas itu sekaligus mengakhiri gencatan senjata dicapai antara Jihad Islam dan israel Kamis lalu. Negara Zionis ini membalas dengan menggempur beberapa target Hamas di Jalur Gaza.

Hamas dan Jihad Islam adalah dua kelompok pejuang Palestina sokongan Iran.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Libanon pada 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Pemimpin Hamas diprediksi menang dalam pemilihan presiden Palestina

Hamas menang dalam pemilihan legislatif pada Januari 2006. Tapi pemerintahan dipimpin Perdana Menteri Haniyah bubar di Juni 2007.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Libanon pada awal September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas setuju dialog nasional dan tiga pemilihan umum digelar berurutan

Palestina menggelar pemilihan umum parlemen terakhir kali pada Januari 2006 dan dimenangkan Hamas namun Amerika Serikat, Israel, dan Fatah tidak mengakui hasil itu.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Legenda Palestina dalam penjara

Jika Abbas tidak mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden, 37 persen rakyat Palestina menganggap Barghuti cocok sebagai pengganti dan 23 persen memilih Haniyah.

24 Januari 2021

TERSOHOR