palestina

Brasil buka kantor dagang di Yerusalem

Brasil berkomitmen memindahkan kedutaannya ke Yerusalem tahun depan.

15 Desember 2019 20:45

Brasil kemarin membuka kantor dagang di Yerusalem, sebuah langkah penting sebelum negara Amerika Latin itu memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv (Israel) ke Yerusalem.

Peresmian kantor dagang Brasil itu dilakukan oleh Ketua Komite Hubungan Luar Negeri dan Pertahanan Kongres Brasil Eduardo Bolsonaro, juga putra dari Presiden Jair Bolsonaro. Dalam acara itu, dia menegaskan komitmen Brasil untuk memindahkan kedutaannya ke Yerusalem tahun depan. Dia menambahkan ayahnya sudah memastikan Kedutaan Brasil segera direlokasi ke kota suci bagi tiga agama itu - Islam, Yahudi, dan Nasrani.

"Karena kami meyakini siapa saja memberkati Israel bakal diberkati dan siapa saja menghancurkan Israel akan dihancurkan," kata Eduardo mengutip kalimat dari Alkitab.

Menurutnya, pemerintah Brasil masih mengkaji dampak dari pemindahan kedutaan ke Yerusalem. Dia menekankan kalau rencana itu terwujud, harus bisa mendorng negara-negara Amerika Latin lainnya melakoni hal serupa.

Badan Promosi Perdagangan dan Investasi Brasil (Apex Brasil) beriperasi di bawah Kementerian Luar Negeri namun tidak memiliki status diplomatik. Tiga orang -satu warga Brasil dan dua warga Israel - bakal mengoperasikan kantor dagang berlokasi di taman teknoogi Har Hotzvim, Yerusalem, itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri upacara pembukaan kantor dagang Brasil mengatakan peresmian ini merupaan bagian dari komitmen Presiden Jair Bolsonaro untuk memindahkan kedutaannya ke Yerusalem tahun depan.

Foto Marwan Barghuti. (Qassam Barghuti buat Albalad.co)

Legenda Palestina dalam penjara

Jika Abbas tidak mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden, 37 persen rakyat Palestina menganggap Barghuti cocok sebagai pengganti dan 23 persen memilih Haniyah.

Kedutaan besar Amerika Serikat di Yerusalem. (Lobe Log)

Biden tidak akan pindahkan Kedutaan Amerika dari Yerusalem

Saat ini hanya Amerika dan Guatemala membuka kedutaan di Yerusalem. 

Satu keluarga miskin di Kota Gaza bepergian menggunakan gerobak keledai, 22 Otober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Mayoritas rakyat Palestina yakin tidak akan ada negara Palestina

Sekitar 48 persen warga Palestina mendukung perlawanan bersenjata dan Intifadah dalam menghadapi penjajah Israel.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Surat kabar Kuwait minta maaf karena pakai kata 'Israel' bukan 'Zionis'

Manajemen Al-Qabas menekankan akan terus membela bangsa Palestina di media hingga huruf penghabisan.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Legenda Palestina dalam penjara

Jika Abbas tidak mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden, 37 persen rakyat Palestina menganggap Barghuti cocok sebagai pengganti dan 23 persen memilih Haniyah.

24 Januari 2021

TERSOHOR