palestina

Pemimpin Hamas temui emir Qatar

Pada Oktober 2012, Emir Qatar ketika itu, Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani, menjadi pemimpin Arab pertama mengunjungi Gaza sejak wilayah itu diblokade Israel pada 2007. 

18 Desember 2019 07:27

Delegasi pimpinan Hamas dipimpin Kepala Biro Politik Ismail Haniyah Senin lalu menemui Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. 

Dalam keterangan tertulis salinannya diterima Middle East Monitor, Hamas memberitahu perkembangan olitik terbaru dj Palestina, terutama terkait isu-isu strategis, soal Yerusalem, permukiman Yahudi, pengungsi Palestina, dan beragam ancaman terhadap perjuangan bangsa Palestina. 

Hamas juga memuji hubungan erat dengan Qatar xan berterima atas dukungan negara Arab supertajir itu terhadap masalah Palestina di berbagai organisasi dan forum internasional. 

Hamas juga menyanjung Qatar lantaran getol memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan di Jalur Gaza. 

Pada Oktober 2012, Emir Qatar ketika itu, Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani, menjadi pemimpin Arab pertama mengunjungi Gaza sejak wilayah itu diblokade Israel pada 2007. 

Delegasi Hamas menemui Syekh Tamim termasuk Wakil Kepala Biro Politik Saleh al-Aruri, Mahir Salah, Musa Abu Marzuq, Nizar Audallah, dan Izzat ar-Risyiq. 

 

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Libanon pada 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Pemimpin Hamas diprediksi menang dalam pemilihan presiden Palestina

Hamas menang dalam pemilihan legislatif pada Januari 2006. Tapi pemerintahan dipimpin Perdana Menteri Haniyah bubar di Juni 2007.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Libanon pada awal September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas setuju dialog nasional dan tiga pemilihan umum digelar berurutan

Palestina menggelar pemilihan umum parlemen terakhir kali pada Januari 2006 dan dimenangkan Hamas namun Amerika Serikat, Israel, dan Fatah tidak mengakui hasil itu.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.





comments powered by Disqus